Bentrok Warga di Adonara Flores Timur, 3 Tewas, 5 Terluka, 20 Rumah Hangus Terbakar

Ika Nur Jannah • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 13:07 WIB
Bentrokan antara dua desa di Nusa tenggara Timur (NTT), Sebabkan tiga orang meninggal. (Pinterest.com)
Bentrokan antara dua desa di Nusa tenggara Timur (NTT), Sebabkan tiga orang meninggal. (Pinterest.com)

RADARTUBAN - Bentrokan antar warga kembali terjadi di Desa Narasaosina dan Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (18/7).

AKP Eliezer A. Kalelado selaku Kepala Seksi Humas Polres Flores Timur menyatakan insiden tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, 5 orang luka-luka, dan 20 rumah hangus terbakar.

"Lima orang mengalami luka ringan, serta 20 unit rumah terbakar," Kata AKP Eliezer.
 
Konflik antar kelompok ini merangut tiga nyawa dari dua desa. Korban terdiri dari dua orang merupakan Warga lewonara (Desa Narasaosina) dan satu orang lainnya warga Belle (Desa waiburak). 

Baca Juga: Sempat Blokir Jalur Pantura Tuban, Demo Buruh PT Solusi Bangun Indonesia Berakhir Damai dengan Upah Naik

Elizer menjelaskan bahwa pengumpulan data korban dan kerusakan akibat bentrokan masih dilakukan di lapangan.

Demi mencegah konflik susulan, personal TNI dan polri disiagakan di beberapa titik penting, sementara warga dari kedua Desa tetap berjaga-jaga di lingkungan mereka.

"Untuk kondisi secara umum dapat dikendalikan melalui pengamanan, patroli dialogis, dan tetap sedunia dilakukan secara berkelanjutan," Ungkapnya.

Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan tidak memicu situasi yang semakin memanas.

Eliezer menyatakan TNI dan Polres Flores Timur saat ini mengutamakan langkah preventif melalui evaluasi korban, patroli pengamanan, dan komunikasi aktif dengan tokoh masyarakat setempat. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
bentrokan antar warga nusa tenggara timur flores timur