Hotman Paris Buka Suara Usai Tuai Kontroversi, Minta Maaf dan Tegaskan Tak Berpolitik

Cicik Nur Latifah • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 09:37 WIB
Pengacara Hotman Paris Hutapea menyampaikan permintaan maaf usai diduga hina wartawan. (Instagram.com/hotmanparisofficial)
Pengacara Hotman Paris Hutapea menyampaikan permintaan maaf usai diduga hina wartawan. (Instagram.com/hotmanparisofficial)

RADARTUBAN – Pengacara Hotman Paris Hutapea menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, hingga Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri.

Permintaan maaf itu disampaikan menyusul polemik yang muncul setelah konferensi pers terkait pemeriksaan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

Permohonan maaf tersebut diunggah melalui akun Instagram resmi @hotmanparisofficial pada Senin (20/7). Sebelumnya, Hotman juga telah menyampaikan permintaan maaf kepada para jurnalis yang meliput di Gedung Kejaksaan Agung atas ucapannya dalam konferensi pers pada Jumat (17/7).

Dalam video yang diunggah, Hotman mengakui terdapat pernyataannya yang memicu polemik dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.

"Saya ingin menyampaikan permohonan maaf apabila ada perkataan maupun tindakan saya yang kurang berkenan," ujar Hotman.

Ia menjelaskan, pernyataan yang sempat menyeret nama Presiden Prabowo tidak memiliki muatan politik. Menurutnya, seluruh pernyataan tersebut murni disampaikan dalam kapasitasnya sebagai kuasa hukum yang sedang membela kepentingan klien.

Baca Juga: Hotman Paris Mengaku Tak Dibayar Sepeser Pun untuk Jadi Pengacara Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Hotman menegaskan tidak ada maksud untuk membawa persoalan hukum ke ranah politik maupun menyeret nama kepala negara ke dalam perkara yang sedang berjalan.

"Semua yang saya sampaikan semata-mata dari perspektif hukum sebagai advokat yang menjalankan tugas pembelaan terhadap klien, bukan karena kepentingan politik ataupun motif lainnya," tegasnya.

Selain kepada pejabat negara, Hotman juga kembali menyampaikan permintaan maaf kepada insan pers. Ia menyesalkan ucapannya yang dinilai menyinggung profesi wartawan saat konferensi pers di Kejaksaan Agung.

Menurut Hotman, kalimat bernada keras yang sempat viral itu muncul setelah dirinya berkali-kali menjelaskan bahwa ia tidak mengetahui jawaban atas sejumlah pertanyaan yang diajukan wartawan.

Ia mengklaim potongan video yang beredar hanya menampilkan bagian akhir percakapan sehingga konteks utuhnya tidak terlihat.

"Saya merasa jawaban saya dipotong sehingga publik tidak mengetahui keseluruhan konteksnya," ujarnya.

Hotman mengungkapkan, saat itu seorang wartawan menanyakan dugaan adanya agenda tertentu di balik penanganan perkara. Ia mengaku sudah menjelaskan berulang kali bahwa dirinya tidak memiliki informasi mengenai hal tersebut.

Namun, ketika pertanyaan serupa kembali diajukan oleh wartawan lain sebelum dirinya selesai menjawab, emosinya terpancing hingga melontarkan kalimat, "Kamu punya otak nggak sih?"

Meski demikian, Hotman menegaskan tidak ingin memperpanjang polemik tersebut. Ia berharap hubungan baik dengan para jurnalis tetap terjalin dan menyatakan siap memberikan penjelasan apabila memang mengetahui informasi yang ditanyakan.

"Saya berharap persoalan ini bisa diselesaikan dengan baik. Kalau saya mengetahui jawabannya, tentu akan saya sampaikan," pungkasnya. (*)

 
 
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
Febrie Adriansyah permohonan maaf hotman paris hutapea presiden prabowo subianto