RADARTUBAN - Menteri Keuangaan (Menku), Purbaya Yudhi Sadewa kembali memimpin rapat koordinasi penanganan kendala investasi (debottlenecking) satuan tugas P3M-PPE pada Kamis (23/7).
Pertemuan tersebut disampaikan melalui akun Instagram pribadi @menkeuri, yang membahas dua laporan.
Laporan pertama yang dibahas berkaitan dengan persoalan regulasi dan perizinan pembangunan fasilitas kereta.
"Regulasi dan perizinan cable car di danau Toba, mengacu pada klasifikasi kereta api menjadi kereta api umum dan kereta api khusus," Kata Purbaya dalam Unggahan Instagram.
Baca Juga: Pencairan JHT BPJS Dipotong Pajak, Menkeu Purbaya Buka Suara Usai Publik Ramai Mempertanyakan
Ia menilai regulasi tersebut belum mengakomodasi keberadaan cable car yang rencananya akan difungsikan sebagai sarana transportasi wisata.
"Sehingga belum mengakomodasi cable car yang direncanakan sebagai sarana wisata," Tambahnya.
Sementara itu, kedua yakni menyoroti indikasi persaingan usaha yang tidak sehat di kawasan ekonomi khusus (KEK).
"Indikasi ketimpangan persaingan usaha di kawasan ekonomi khusus (KEK)," Pungkasnya.
Ketimpangan persaingan ini berdampak pada minimnya penyerapan produk industri dalam negeri pada proyek-proyek pembangunan infrastruktur dasar di kawasan tersebut. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni