Semangat Mantri BRI Perempuan Hadirkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Pegunungan Toraja Utara

Ardian Ananto • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 06:16 WIB
Elce Putri Bontong, Mantri BRI di Toraja Utara.
Elce Putri Bontong, Mantri BRI di Toraja Utara.

RADARTUBAN - Perempuan kini semakin menunjukkan perannya di berbagai sektor, termasuk dalam memperluas akses layanan keuangan hingga ke wilayah terpencil. Semangat itu tercermin dari Elce Putri Bontong, Mantri BRI Unit Bolu, Rantepao, Toraja Utara, Sulawesi Selatan, yang setiap hari menembus medan pegunungan demi melayani masyarakat.

Bertugas di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) dengan kondisi jalan yang menantang tidak menyurutkan dedikasinya.

Bagi Elce, setiap perjalanan menuju desa-desa terpencil bukan sekadar menjalankan pekerjaan, tetapi juga menjadi upaya nyata mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui layanan keuangan yang mudah dijangkau.

Baca Juga: Jangkau 68 Sekolah di Indonesia, BRI Peduli Perkuat Kualitas Belajar Siswa SD Lewat Program Ini Sekolahku 2026

Ketangguhan Elce menjadi gambaran peran perempuan yang tidak hanya mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitarnya.

Perjalanan kariernya di BRI dimulai pada 2013 sebagai teller, kemudian dipercaya menjadi customer service.

Pengalaman melayani nasabah di kantor mendorongnya untuk mengambil peran yang lebih luas. Kesempatan itu datang pada 2020 ketika ia mengikuti rekrutmen Mantri BRI dan ditempatkan di Toraja Utara.

"Saya tertarik menjadi Mantri karena jangkauan pelayanannya lebih luas. Sebelumnya sebagai teller dan customer service saya hanya menunggu nasabah datang ke kantor. Saya ingin jemput bola ke lapangan karena kebutuhan setiap nasabah berbeda-beda," ujar Elce.

BRI Unit Bolu menjadi unit kedua tempat Elce bertugas. Ia melayani nasabah di Desa Karre Pananian, Kecamatan Nanggala, Kabupaten Toraja Utara, yang berjarak sekitar 35 kilometer dari kantor unit. Meski jaraknya tidak terlalu jauh, perjalanan harus melewati jalan pegunungan dengan medan yang cukup berat.

Sebagian besar nasabah yang dilayaninya merupakan petani dan peternak. Mereka memanfaatkan layanan pinjaman BRI untuk menambah modal usaha, seperti membeli bibit ternak maupun mengembangkan usaha yang telah berjalan.

"Mayoritas nasabah adalah petani dan peternak, seperti peternak babi dan kerbau. Pinjaman biasanya digunakan untuk membeli indukan, penggemukan, atau pengembangan usaha," jelasnya.

Selain menyalurkan pembiayaan, Elce juga aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menabung di bank. Untuk mempermudah transaksi keuangan warga, ia turut menghadirkan AgenBRILink di desa sehingga masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan jauh atau menitipkan uang kepada orang lain.

Menurut Elce, kebahagiaan terbesar datang ketika melihat usaha para nasabah berkembang setelah memperoleh akses pembiayaan.

"Saya bangga ketika melihat usaha nasabah berkembang. Awalnya hanya memiliki satu atau dua ekor ternak, lalu setahun kemudian jumlahnya bertambah hingga puluhan bahkan ratusan. Ada kebahagiaan tersendiri bisa ikut menggerakkan perekonomian masyarakat," tuturnya.

Sementara itu, Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan, Mantri BRI tidak hanya bertugas menyalurkan pembiayaan, tetapi juga berperan sebagai pendamping dan financial advisor yang membantu nasabah mengembangkan usahanya.

"BRI terus menanamkan budaya kerja yang positif kepada seluruh pekerja sehingga lahir komitmen dan dedikasi tinggi para Mantri di lapangan. Kisah Elce menjadi bukti nyata bahwa perempuan mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan," ujar Dhanny. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
Sumber : BRI
Mantri toraja utara BRI