Pratiwi Noviyanthi Evakuasi Ibu Muda di Subang yang Alami Gangguan Jiwa Usai Perceraian

Jessyca Diva Edhelwise • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:18 WIB
Momen interaksi antara Pratiwi Noviyanthi dan N saat aktivis kemanusiaan tersebut. (Tangkapan layar YouTube Pratiwi Noviyanthi)
Momen interaksi antara Pratiwi Noviyanthi dan N saat aktivis kemanusiaan tersebut. (Tangkapan layar YouTube Pratiwi Noviyanthi)

RADARTUBAN– Aktivis kemanusiaan sekaligus konten kreator Pratiwi Noviyanthi kembali membagikan aksi sosialnya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan penanganan khusus.

Kali ini, ia mendatangi Kabupaten Subang, Jawa Barat, untuk mengevakuasi seorang wanita yang mengalami gangguan jiwa atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). 

Respons cepat ini dilakukan setelah timnya memperoleh informasi langsung dari pihak keluarga serta warga setempat yang merasa khawatir akan kondisi kesehatan mental sang ibu muda tersebut.

Wanita berinisial N yang diperkirakan berusia sekitar 30 tahun tersebut diketahui telah berjuang menghadapi gangguan kejiwaan selama kurang lebih enam tahun terakhir.

Baca Juga: Sebelum Dijemput Pak Purnomo dan Viral di Medsos, Camat Tambakboyo Tegaskan Sudah Tangani ODGJ Korban Pasung

Berdasarkan penjelasan keluarga dan tetangga di lingkungan tempat tinggalnya, depresi berat yang menimpa N bermula dari konflik rumah tangga hingga berakhir pada perceraian. 

Tekanan batin yang terakumulasi selama bertahun-tahun tersebut membuat kondisi psikologisnya kian memburuk dan emosinya menjadi tidak stabil.

Kondisi tersebut kian mengkhawatirkan karena N diketahui baru saja melahirkan seorang bayi. Ketidakstabilan emosi yang sering terjadi secara mendadak membuat pihak keluarga merasa kesulitan dalam memberikan perawatan serta pengawasan harian.

Khawatir akan keselamatan diri sang ibu maupun bayinya, pihak keluarga bersama pengurus RT setempat akhirnya sepakat untuk meminta bantuan Pratiwi Noviyanthi agar N bisa segera dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis yang layak di rumah sakit jiwa.

Proses evakuasi yang dilakukan di kediaman N tidak menggunakan tindakan kasar atau pemaksaan. Pratiwi Noviyanthi bersama timnya menerapkan pendekatan komunikasi yang persuasif, lembut, dan penuh kehangatan.

Dengan berinteraksi secara santai, mengajak bercanda, hingga memberikannya perhatian seperti berjanji akan membawanya ke salon untuk merapikan penampilannya, ketegangan N perlahan luluh.

Langkah ini terbukti efektif hingga akhirnya N bersedia mengikuti dan melangkah masuk ke dalam mobil evakuasi tanpa adanya perlawanan.

Berkat kerja sama yang solid antara tim relawan, pihak keluarga, dan warga sekitar, proses penjemputan berjalan dengan lancar dan aman.

N selanjutnya langsung dirujuk menuju fasilitas pelayanan kesehatan jiwa untuk menjalani pengobatan komprehensif. Diharapkan, melalui perawatan medis dan pendampingan psikologis yang intensif, kondisi kejiwaannya dapat berangsur membaik sehingga ia bisa kembali beraktivitas dengan normal. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
Sumber : Youtube Pratiwi Noviyanthi
odgj kesehatan mental pratiwi noviyanthi gangguan jiwa