RADARTUBAN – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia setiap 17 Agustus bukan sekadar agenda tahunan.
Di balik berbagai perlombaan dan kemeriahan di tingkat kampung, tersimpan kekuatan budaya yang mampu menarik perhatian masyarakat dari berbagai negara.
Bagi warga Indonesia, lomba seperti balap karung, makan kerupuk, tarik tambang, hingga panjat pinang mungkin sudah menjadi tradisi yang biasa.
Namun, bagi wisatawan asing, pengalaman seperti ini justru menjadi sesuatu yang unik. Mereka bahkan rela turun langsung mengikuti perlombaan di sejumlah daerah, seperti Malioboro, Bukit Lawang, hingga Bali.
Salah Seorang kreator konten asal Malaysia ditampilkan dalam kanal youtube KING INDO baru - baru ini, mengungkapkan keterkejutannya melihat kuatnya semangat patriotisme masyarakat Indonesia.
Menurutnya, semangat tersebut terlihat dari berbagai kalangan, mulai anak muda hingga orang tua, yang tetap memegang Pancasila sebagai nilai pemersatu di tengah perbedaan.
“Bila aku first sampai tu aku memang terkejut gila... nampak semangat patriotik dia orang ni... dari kalangan anak muda sampai ke orang tua sangat kuat mereka sangat pegang soal Pancasila,” ujarnya dalam video.
Kekuatan Agustusan ini besar terletak dari kebersamaan. Perlombaan tidak hanya menjadi ajang untuk memenangkan hadiah, tetapi menjadi ruang bagi warga untuk berkumpul, tertawa, dan saling berinteraksi.
Keramahan masyarakat lokal itulah membuat wisatawan asing dapat merasakan suasana kekeluargaan yang mungkin tidak mereka temukan di negara asal mereka.
Maka dari itu , tradisi 17 Agustus memiliki daya tarik yang mampu menyatukan siapa saja tanpa memandang usia, kewarganegaraan, maupun latar belakang.
Perayaan hebat ini bukan sekadar mengenang kemerdekaan, tetapi juga menjadi wajah keramahan Indonesia di mata dunia. Dari lomba sederhana di kampung, Indonesia memperlihatkan bahwa kebersamaan dan gotong royong masih menjadi kekuatan yang sulit ditemukan di tempat lain.
Editor : Hardiyati Budi AnggraeniSumber : youtube KING INDO