RADARTUBAN – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mendorong jajaran kepolisian di seluruh daerah semakin aktif menyediakan ruang kompetisi esports bagi generasi muda.
Dia meminta kegiatan tersebut tidak hanya digelar di tingkat pusat, tetapi juga rutin diselenggarakan mulai dari Polsek, Polres hingga Polda.
Arahan itu disampaikan Sigit saat menutup Esports Kapolri Cup 2026 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (9/8).
Menurut Sigit, tingginya antusiasme anak muda terhadap esports perlu direspons dengan menyediakan lebih banyak ajang kompetisi. Terlebih, gelaran Esports Kapolri Cup tahun ini berhasil menarik puluhan ribu peserta dari berbagai daerah.
Baca Juga: Evos Divine Juara Free Fire Esports World Cup 2025 di Riyadh, Indonesia Raih Prestasi Gemilang
"Jadi kalau setuju tahun depan dikali 10 (kali lipat peserta), berarti para Kapolda, jajaran dari mulai Polsek, mulai dari Polres, mulai dari Polda, harus mulai rajin-rajin mengadakan kompetisi tiap minggu," kata Sigit dikutip dari Kompas.com.
Dia berharap kompetisi yang digelar secara rutin di daerah tidak sekadar menjadi wadah hiburan. Ajang tersebut diharapkan mampu menjadi sarana untuk menemukan talenta-talenta baru yang berpotensi berkembang menjadi atlet esports profesional.
Sigit pun meminta masyarakat, khususnya generasi muda di daerah, memanfaatkan kompetisi yang nantinya disediakan jajaran kepolisian.
"Jadi kalau nanti di wilayah, para Kapolres, para Kapolsek, para Kapolda mengadakan kompetisi di wilayah masing-masing tiap minggu, tolong diikuti karena kita ingin melihat seberapa besar animonya dan saya ingin melihat ada bibit-bibit baru bermunculan. Ini tugas dari rekan-rekan semuanya," ujarnya.
Diikuti 35.936 Peserta
Esports Kapolri Cup 2026 berlangsung selama dua hari, yakni 8-9 Agustus 2026, di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta.
Kompetisi tahun ini mengusung tagline "Dream to Become". Sebanyak 35.936 peserta dari 34 Polda dan 403 Polres tercatat mengikuti rangkaian kegiatan.
Jumlah peserta tersebut menjadi gambaran besarnya minat masyarakat terhadap industri dan olahraga esports di Indonesia.
Tidak hanya mempertandingkan gim, rangkaian Esports Kapolri Cup 2026 juga diisi dengan berbagai kegiatan yang menyasar komunitas dan generasi muda.
Beberapa di antaranya adalah kompetisi Mobile Legends, Cosplay Karakter Defile, Influencer Hunt, Pokemon and Reborn Trading Card Game, kompetisi cosplay, Polri Youth Movement, hingga Capture the Flag.
Polisi Diminta Aktif Buka Ruang Kompetisi
Dorongan Kapolri agar kompetisi digelar hingga tingkat Polsek menunjukkan upaya memperluas akses bagi anak muda yang ingin mengembangkan kemampuan di bidang esports.
Dengan kompetisi yang lebih sering digelar di daerah, potensi atlet yang selama ini belum terpantau diharapkan dapat muncul dan mendapatkan kesempatan untuk berkembang.
Bagi Sigit, tingginya jumlah peserta Kapolri Cup 2026 harus menjadi momentum untuk memperluas pembinaan esports. Karena itu, jajaran kepolisian di daerah diminta tidak hanya menjadi penyelenggara, tetapi juga ikut membuka ruang bagi munculnya talenta baru.
Jika kompetisi rutin tersebut terealisasi, masyarakat di berbagai daerah akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengukur potensi mereka di tengah perkembangan esports yang semakin besar. (*)
Editor : Hardiyati Budi AnggraeniSumber : kompas.com