Wapres Gibran Pakai Baju Adat Rote saat Upacara HUT ke-81 RI, Ada Makna di Baliknya

Cicik Nur Latifah • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 16:18 WIB
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka bersama istrinya. (Istimewa)
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka bersama istrinya. (Istimewa)

RADARTUBAN - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8).

Gibran hadir bersama sang istri, Selvi Ananda, serta kedua anak mereka, Jan Ethes Srinarendra dan La Lembah Manah. Keempatnya tampil mengenakan busana adat dari daerah yang berbeda, dengan pilihan warna yang terlihat serasi.

Dalam kesempatan tersebut, Gibran memilih mengenakan pakaian adat Rote, Nusa Tenggara Timur (NTT). Busana itu dilengkapi kain Lafa yang dikenakan melilit di bagian pinggang sekaligus diselempangkan pada bahu.

Kain tersebut memiliki motif Hua Peni yang menggambarkan nilai keluhuran dan keteraturan dalam adat.

Baca Juga: Isi Suvenir HUT ke-81 RI di Istana Merdeka, Ada Kelereng hingga Buku Presiden Solusi

Dominasi warna merah marun pada kain dimaknai sebagai simbol keberanian, semangat dalam menjalani kehidupan, serta penghormatan kepada para leluhur.

Penampilan Gibran juga dilengkapi jas berwarna hitam dan Topi Ti'i Langga.

Topi tradisional masyarakat Rote yang dibuat dari daun lontar kering itu memiliki makna sebagai simbol keperkasaan, kehormatan, dan jiwa kepemimpinan.

Jan Ethes dan La Lembah Manah juga mengenakan busana dengan konsep yang serupa ketika mendampingi kedua orang tuanya dalam upacara kenegaraan tersebut.

Sementara itu, Selvi Ananda tampil menggunakan pakaian adat Ta'a Dayak Kenyah dari wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Pakaian tersebut dihiasi motif kalong aga yang mencerminkan kesederhanaan sekaligus menggambarkan karakter yang berwibawa, kuat, percaya diri, serta memiliki kedekatan dengan alam dan leluhur.

Warna merah yang menjadi salah satu unsur utama busana Selvi memiliki makna khusus dalam tradisi Dayak Kenyah. Warna tersebut melambangkan semangat, keberanian, kekuatan batin, serta keteguhan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Penggunaan pakaian adat oleh keluarga Wapres dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak sekadar menjadi pilihan busana. Hal tersebut juga menunjukkan keberagaman budaya Nusantara sekaligus menjadi simbol kekayaan tradisi Indonesia.

Pilihan busana tersebut selaras dengan tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini, yaitu “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
Sumber : jawapos.com
hut ke-81 ri Pakaian adat rote ntt gibran rakabuming raka Wakil Presiden