RADARTUBAN - Nama (Purn) Komjen Pol Mohammad Fadil Imran dikenal sebagai salah satu perwira tinggi Polri yang memiliki perjalanan karier panjang.
Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 itu menghabiskan sebagian besar kariernya di bidang reserse sebelum dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis di tubuh Polri.
Pria kelahiran Makassar, 14 Agustus 1968, tersebut mengawali perjalanan kariernya dari sejumlah jabatan operasional di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Pada 1999, Fadil tercatat pernah dipercaya sebagai Kapolsek Metro Cengkareng. Selanjutnya pada 2002, ia menjabat Kapolsek Metro Tanah Abang.
Kariernya terus menanjak. Pada 2008, Fadil dipercaya menjadi Kasat III Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Pada tahun yang sama, dia kemudian mendapat amanah sebagai Kapolres KP3 Tanjung Priok.
Setahun berselang, pada 2009, Fadil menjabat Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
Memasuki 2011, dia ditarik ke Bareskrim Polri sebagai Kasubdit IV Dittipidum. Masih pada tahun yang sama, Fadil dipercaya menjadi Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepulauan Riau.
Pada 2013, Fadil kembali mendapat tugas di Jakarta sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat. Dua tahun kemudian, tepatnya 2015, ia menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Pidana Umum Bareskrim Polri.
Kariernya di bidang reserse kemudian berlanjut. Pada 2016, Fadil dipercaya menjadi Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya sekaligus pernah mengemban tugas sebagai Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri.
Setahun kemudian, pada 2017, Fadil menduduki posisi Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Dalam posisi tersebut, ia terlibat dalam pengungkapan sejumlah kasus kejahatan siber, termasuk sindikat Saracen dan Muslim Cyber Army.
Pada 2018, Fadil dipercaya menjadi Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri. Setelah itu, pada 2019, ia menjabat Staf Ahli Sosial Budaya Kapolri.
Memimpin Polda Jawa Timur
Puncak karier kewilayahan Fadil mulai terlihat ketika ia dipercaya menjadi Kapolda Jawa Timur pada 2020.
Saat memimpin Polda Jatim, Fadil ikut menginisiasi program Kampung Tangguh sebagai salah satu pendekatan menghadapi pandemi Covid-19 di Jawa Timur.
Namun, masa jabatannya di Jawa Timur berlangsung relatif singkat. Pada November 2020, Fadil mendapat promosi sebagai Kapolda Metro Jaya.
Baca Juga: Profil Celina Olivia Apriani Theo, Pembawa Baki Bendera HUT ke-81 RI di Istana Merdeka
Kapolda Metro Jaya
Fadil resmi menjabat Kapolda Metro Jaya pada 16 November 2020. Posisi tersebut membuatnya menjadi salah satu figur penting dalam penanganan berbagai persoalan keamanan dan kriminalitas di wilayah Ibu Kota.
Selama menjadi Kapolda Metro Jaya, sejumlah perkara besar menjadi perhatian publik. Masa kepemimpinannya juga bertepatan dengan sejumlah kasus nasional yang penanganannya melibatkan Polda Metro Jaya.
Fadil menjalankan tugas sebagai Kapolda Metro Jaya hingga Maret 2023.
Naik Menjadi Kabaharkam Polri
Pada 27 Maret 2023, Fadil mendapat promosi menjadi Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri. Dia menggantikan Komjen Pol Arief Sulistyanto yang memasuki masa pensiun.
Jabatan Kabaharkam membuat Fadil tidak lagi hanya berfokus pada penanganan perkara reserse, tetapi memiliki tanggung jawab yang lebih luas dalam bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kemudian Dipercaya sebagai Astamaops Kapolri
Perjalanan karier Fadil berlanjut pada Agustus 2025. Ia dipercaya menduduki posisi Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri).
Fadil mulai menjabat posisi tersebut pada 5 Agustus 2025 setelah sebelumnya menduduki jabatan Kabaharkam Polri.
Dengan demikian, perjalanan Fadil Imran di kepolisian menunjukkan lintasan karier yang cukup lengkap. Dia pernah bertugas di tingkat polsek, polres, polda, Bareskrim, memimpin Polda Jawa Timur dan Polda Metro Jaya, hingga menduduki jabatan strategis sebagai Kabaharkam dan Astamaops Kapolri.
Riwayat Jabatan Fadil Imran
Berikut sejumlah jabatan penting yang pernah diemban Fadil Imran:
-
Kapolsek Metro Cengkareng (1999)
-
Kapolsek Metro Tanah Abang (2002)
-
Kasat III Ditreskrimum Polda Metro Jaya (2008)
-
Kapolres KP3 Tanjung Priok (2008)
-
Wadirreskrimum Polda Metro Jaya (2009)
-
Kasubdit IV Dittipidum Bareskrim Polri (2011)
-
Dirreskrimum Polda Kepulauan Riau (2011)
-
Kapolres Metro Jakarta Barat (2013)
-
Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri (2015)
-
Dirreskrimsus Polda Metro Jaya (2016)
-
Wadirtipideksus Bareskrim Polri (2016)
-
Dirtipidsiber Bareskrim Polri (2017)
-
Dirtipidter Bareskrim Polri (2018)
-
Sahlisosbud Kapolri (2019)
-
Kapolda Jawa Timur (2020)
-
Kapolda Metro Jaya (2020–2023)
-
Kabaharkam Polri (2023–2025)
-
Astamaops Kapolri (mulai 5 Agustus 2025).
Dari perjalanan tersebut, Fadil Imran tercatat memiliki pengalaman panjang di bidang reserse sekaligus pengalaman memimpin organisasi kepolisian pada level kewilayahan dan Mabes Polri.
Hingga akhirnya kini dia menjadi komisarus BUMN Mind ID, yang bergerak di bidang pertambangan. (*)
Editor : Yudha Satria AditamaSumber : Radar Tuban