Rekening Donasi Rp 80 Juta Diblokir Jelang Aksi 27 Agustus, Massa Pati Tetap Tiba di Jakarta

Shafa Dina Hayuning Mentari • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 15:00 WIB
Aktivis AMPB saat di depan Gedung DPR/MPR RI. (Jawapos.com)
Aktivis AMPB saat di depan Gedung DPR/MPR RI. (Jawapos.com)

RADARTUBAN - Persiapan gelombang aksi massa menuju Gedung DPR/MPR RI pada 27 Agustus 2026 mendadak diwarnai tensi tinggi akibat insiden pemblokiran rekening donasi milik aktivis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).

Rekening atas nama Supriyono yang menampung dana sekitar Rp 80 juta mendadak tak bisa diakses sejak Jumat (21/8).

Padahal, uang yang merupakan akumulasi donasi swadaya warga tersebut direncanakan untuk menopang seluruh kebutuhan operasional, konsumsi, dan logistik massa selama bertahan di Jakarta.

Baca Juga: Aksi Mahasiswa Memanas, Gerbang Kejagung Disegel Saat Tuntut Penahanan Febrie Adriansyah

Koordinator AMPB Teguh Istianto menyayangkan, tindakan sepihak yang terkesan menyasar kantong penggalangan dana gerakan warga ini.

Dia mempertanyakan transparansi di balik keputusan pemblokiran tersebut karena merasa tidak pernah melakukan pelanggaran hukum.

"Ini kami itu salah apa? Umumkan dong kesalahan kami. Jangan asal blokir milik orang," tegas Teguh saat dikonfirmasi pada Minggu (23/8).

Kendati hambatan finansial membayangi dan isu dugaan intervensi beredar luas di media sosial, pergerakan massa Pati menuju ibu kota terbukti tidak surut sedikit pun.

Untuk mengatasi kesulitan logistik di lapangan, panitia AMPB bergerak cepat menyebarkan informasi rekening alternatif agar partisipasi warga yang ingin berdonasi tetap bisa berlanjut.

Jelang aksi Kamis mendatang, sebagian rombongan warga Pati telah tiba lebih awal di Jakarta dan beristirahat di rumah aman, sementara rombongan utama dijadwalkan menyusul secara bertahap mulai 26 Agustus 2026.

Kedatangan rombongan warga Pati ini membawa dua poin tuntutan utama yang tegas, yakni desakan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dan pemberlakuan hukuman mati bagi para koruptor.

Dinamika menjelang aksi 27 Agustus ini kian bervariasi karena kehadiran kelompok masyarakat dari daerah lain yang mengusung agenda berbeda.

Di saat warga Pati bergerak menyuarakan isu penegakan hukum dan pemberantasan korupsi, kelompok Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo (RMP4) dari Kabupaten Bangkalan Jawa Timur justru bertolak ke Jakarta untuk menunjukkan dukungan penuh terhadap program-program pemerintah, salah satunya program Makan Bergizi Gratis (MBG). (*)

 

Editor : Shafa Dina Hayuning Mentari
aksi 27 agustus Aliansi Masyarakat Pati Bersatu pati AMPB