Panda Nababan Ungkap Cak Imin Pernah Menangis, Singgung Konflik dengan Gus Dur

Sita Devi Alfiyah • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 12:07 WIB
Panda Nababan bongkar kisah kudeta PKB konflik Gus Dur dan Cak Imin, hingga lempar pujian untuk Mahfud MD. (Tangkapan layar Total Politik)
Panda Nababan bongkar kisah kudeta PKB konflik Gus Dur dan Cak Imin, hingga lempar pujian untuk Mahfud MD. (Tangkapan layar Total Politik)

RADARTUBAN - Kisah lama mengenai konflik internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) antara mendiang KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) kembali mencuat ke publik.

Politikus senior, Panda Nababan, membeberkan sisi lain dari perseteruan masa lalu tersebut dalam sebuah tayangan podcast YouTube Total Politik yang dipublikasikan pada Selasa (15/9).

Dalam diskusi tersebut, Panda Nababan menceritakan kenangannya saat Cak Imin pernah mendatanginya dan menangis karena merasa hendak disingkirkan oleh Gus Dur dari posisinya.

Selain mengupas sejarah dinamika internal PKB, perbincangan ini juga menyoroti bagaimana tokoh-tokoh yang terlibat mampu bertahan di kancah politik nasional hingga saat ini.

Baca Juga: Ada Makam Sunan Kalijaga di Tuban, Pernah Disinggung Gus Dur. Di Sini Lokasinya!

Menanggapi cerita manuver politik masa lalu tersebut, pembawa acara podcast memberikan opininya terkait ketahanan politik Muhaimin Iskandar yang masih memegang kendali PKB meskipun diterpa berbagai sentimen negatif terkait hubungannya dengan Gus Dur.

"Apapun itu moralitasnya bermasalah, tapi faktanya Cak Imin masih survive sampai hari ini dan didukung oleh kader-kader partainya," ujar pembawa acara tersebut memberikan pandangannya.

Di sisi lain, saat ditanya mengenai sosok figur nasional saat ini yang dinilai paling mewarisi nilai-nilai Gus Dur, Panda Nababan justru tidak menunjuk Cak Imin, melainkan memberikan pujian tinggi kepada Mahfud MD.

Menurut Panda, Mahfud memiliki rekam jejak yang bersih, sederhana, serta keberanian yang sangat langka dimiliki oleh kalangan sipil saat memimpin kementerian.

"Saya bisa klaim bahwa dia (Mahfud MD) menteri yang paling sederhana, menteri yang paling apa adanya, tanpa beban dan punya nyali," tegas Panda Nababan memuji sosok mantan Menko Polhukam tersebut.

Pengungkapan cerita masa lalu di balik layar ini menjadi sorotan penting karena memberikan perspektif kesejarahan mengenai rentetan konflik "kudeta" di tubuh PKB.

Publik diajak melihat bagaimana kelihaian manuver elite politik di masa lalu turut membentuk peta kekuatan politik yang ada di Indonesia saat ini. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
Panda Nababan Mahfud MD cak imin PKB gus dur