Prabowo Sebut Pakar “Goblok”, Mahfud MD Balik Sentil: Presiden Juga Bisa Begitu

Tulus Widodo • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 15:42 WIB
Mahfud MD menanggapi ucapan Prabowo soal “pakar goblok”
Mahfud MD menanggapi ucapan Prabowo soal “pakar goblok”

RADARTUBAN – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut sejumlah pakar bisa menjadi “goblok” karena terlalu pintar akhirnya mendapat balasan keras dari Mahfud MD. 

Mantan Menko Polhukam itu tidak sekadar membela kalangan akademisi, tetapi melontarkan perbandingan yang langsung mengarah ke kursi kekuasaan: tidak semua profesor hebat, tetapi hal serupa juga berlaku bagi presiden.

Kalimat Mahfud itu muncul ketika membahas ucapan Prabowo dalam siniar di kanal YouTube resminya, Rabu (23/9). 

“Tidak semua profesor. Seperti halnya presiden juga banyak yang goblok kan?” kata Mahfud. 

Pernyataan tersebut menjadi respons atas ucapan Prabowo dalam perayaan HUT ke-28 PAN di Jakarta, Jumat (18/9).

Baca Juga: Beda Pandangan Mahfud MD dan Netizen Soal Alasan Pencopotan Menkeu Purbaya Yudi Sadewa

Mahfud Akui Tak Semua Profesor Hebat

Mahfud mengakui bahwa status profesor maupun pakar tidak otomatis membuat seseorang selalu benar. 

Namun, ia menilai generalisasi terhadap kalangan akademisi juga tidak tepat.

Dalam kesempatan yang sama, Mahfud justru memberikan pengakuan terhadap Prabowo. 

Mantan ketua MK itu menyebut Presiden memiliki wawasan luas dalam memimpin pemerintahan dan mengaku kagum terhadap kemampuan Prabowo ketika berpidato di forum internasional.

“Di dunia internasional, kadang kala dari sudut bahasa dan orasi dia cukup membanggakan, harus diakui kan? Cukup membanggakan,” ujar Mahfud.

Kritik Boleh, Serangan Balik Dipersoalkan

Namun, apresiasi itu tidak membuat Mahfud menganggap penggunaan istilah tersebut tepat. 

Mahfud menyoroti posisi Prabowo sebagai kepala negara ketika merespons kritik dari para pakar.

“Enggak layak menurut saya. Seharusnya jangan mengejek orang yang mengkritik,” tegasnya.

Mahfud mengatakan pemimpin seharusnya tidak membalas kritik dengan serangan personal. 

Menurut dia, kritik dari akademisi terhadap kebijakan pemerintah merupakan bagian dari ruang perdebatan publik.

“Nah, ketika masalah itu dikatakan atau dibahas oleh para pakar di dalam negeri, lalu selalu defensif, malah menyerang balik,” ujar Mahfud.

 

Baca Juga: Mahfud MD Bongkar Kejanggalan Universitas Republik Indonesia, Sentil Cara Prabowo Ambil Keputusan 

Berawal dari Pidato Prabowo

Sebelumnya, Prabowo menyinggung sejumlah pihak yang disebutnya sebagai pakar saat HUT PAN. 

Orang nomor satu di Indonesia itu mengatakan ada pakar yang menggunakan kepakarannya untuk melontarkan tudingan yang menurutnya merupakan fitnah.

“Terserah pakar-pakar yang menganggap dirinya pakar, saking pintarnya jadi goblok,” kata Prabowo.

Prabowo juga menyatakan dirinya memilih mencatat pernyataan tersebut. 

Polemik kemudian melebar setelah ucapan itu mendapat sorotan dan kini dibalas Mahfud dengan kritik mengenai etika kepala negara dalam menghadapi kritik. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
Mahfud MD pakar Goblok presiden prabowo subianto