Prabowo Gaspol Benahi Sepak Bola Indonesia, Targetnya Bukan Sekadar Jago ASEAN

Tulus Widodo • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 09:27 WIB
Pemerintah mendorong pembangunan infrastruktur dan pembinaan sepak bola menuju level dunia. (Istimewa)
Pemerintah mendorong pembangunan infrastruktur dan pembinaan sepak bola menuju level dunia. (Istimewa)

RADARTUBAN – FIFA ASEAN Cup 2026 bukan sekadar panggung bagi Timnas Indonesia untuk mengejar trofi. Di balik laga Garuda yang mulai menyita perhatian, pemerintah Presiden Prabowo Subianto sedang mendorong perubahan yang lebih besar: membangun ekosistem sepak bola dari lapangan, pembinaan pemain muda, sampai fasilitas berstandar FIFA.

Pesannya jelas. Pemerintah tidak ingin sepak bola Indonesia hanya ramai ketika Timnas bertanding. 

Infrastruktur harus dibenahi, talenta muda harus dipupuk, dan prestasi internasional harus menjadi target jangka panjang. 

Dukungan itu bahkan sudah diwujudkan melalui renovasi dan pembangunan stadion serta penguatan pusat latihan sepak bola nasional.

Baca Juga: Bukan Tim AFF! Herdman Bongkar Wajah Baru Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

17 Stadion Berstandar FIFA

Salah satu langkah paling konkret adalah peresmian renovasi dan pembangunan 17 stadion pada Maret 2025. 

Proyek tersebut menghabiskan sekitar Rp 1,74 triliun dan stadion-stadion itu telah diinspeksi FIFA serta dinyatakan memenuhi persyaratan FIFA.

Prabowo bahkan membuka kemungkinan pembangunan stadion tambahan dalam beberapa tahun ke depan.

“Indonesia harus masuk Piala Dunia. Itu tekad kita,” tegas Prabowo dikutip dari akun IG Sekretariat Kabinet.

Orang nomor satu di Indonesia itu juga menargetkan setiap kabupaten pada akhirnya memiliki stadion yang baik. 

“Semua kabupaten nanti ujungnya harus punya stadion yang baik. Itu sasaran kita,” tuturnya.

Tak Cuma Stadion, Pemain Muda Dibidik

Pembangunan ekosistem juga diarahkan ke pembinaan. National Training Center (NTC) sepak bola Indonesia dirancang sebagai pusat latihan sekaligus pengembangan sepak bola, lengkap dengan lapangan dan fasilitas pendukung. 

Pemerintah juga memberikan dukungan pendanaan untuk pembangunan tersebut.

Baca Juga: 7 Pemain Timnas Indonesia Kuasai Top 10 Termahal FIFA ASEAN Cup 2026

Di level Timnas, Prabowo memberikan dukungan terhadap program PSSI dan persiapan menghadapi agenda internasional, termasuk FIFA ASEAN 2026 dan persiapan menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030.

Namun, proyek besar ini pada akhirnya akan diuji di lapangan. Stadion megah dan fasilitas berstandar FIFA tidak otomatis melahirkan kemenangan. 

Ujian sebenarnya adalah bagaimana infrastruktur tersebut melahirkan pembinaan yang konsisten, kompetisi berkualitas, dan pemain Indonesia yang mampu bersaing di level dunia.

Prabowo sudah menetapkan ambisi. Sekarang, sepak bola Indonesia dituntut membuktikannya. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
FIFA ASEAN Cup 2026 piala dunia ASEAN presiden prabowo subianto timnas indonesia