Pandji Pragiwaksono Khawatir Prabowo Tak Terima Informasi Utuh dari Lingkaran Pemerintahan

Nadia Aulia • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 10:22 WIB
Pandji dalam podcast Big Alpha. (youtube.com/ Big Alpha)
Pandji dalam podcast Big Alpha. (youtube.com/ Big Alpha)

RADARTUBAN - Komika Pandji Pragiwaksono mengungkapkan kekhawatirannya mengenai informasi yang diterima Presiden Prabowo Subianto dari lingkungan di sekitarnya.

Menurut Pandji, seorang presiden membutuhkan informasi yang lengkap agar dapat memahami kondisi sebenarnya sebelum mengambil keputusan.

Pandangan tersebut disampaikan Pandji dalam wawancara di kanal YouTube Big Alpha pada segmen yang membahas pola pikir, pemerintahan Prabowo, hingga persoalan informasi yang diterima presiden.

Baca Juga: Diadili Secara Adat, Pandji Pragiwaksono Akui Khilaf Soal Materi Toraja

Pandji menilai, informasi yang tidak lengkap dapat memengaruhi cara seorang pemimpin melihat persoalan.

Dia juga menyoroti adanya kemungkinan pemimpin tetap menggunakan pola pikir atau pendekatan lama meski kondisi di lapangan telah berubah.

Menurutnya, situasi tersebut berpotensi membuat pemerintah mempertahankan kebijakan atau program yang tidak lagi sesuai dengan keadaan yang berkembang.

Kemungkinan Informasi Tak Sampai ke Presiden

Dalam wawancara tersebut, Pandji juga menyampaikan kekhawatiran mengenai kemungkinan adanya kebijakan atau tindakan yang berjalan tanpa melalui Prabowo secara langsung.

"Gua tuh khawatir ada hal-hal yang terjadi dan dijalankan yang tidak lewat Pak Prabowo. Karena kalau lewat Pak Prabowo, antara Pak Prabowo enggak ngerti atau Pak Prabowo enggak akan setuju," ujar Pandji.

Pandji kemudian menegaskan bahwa pernyataannya bukan bermaksud menilai Prabowo sebagai sosok yang buruk.

Kekhawatiran yang dia sampaikan lebih berkaitan dengan pentingnya presiden memperoleh informasi secara utuh mengenai kondisi di sekitarnya.

"Sekali lagi gua enggak mau bilang bahwa Pak Prabowo itu orang yang jahat, hanya saja dia enggak bisa menjadi presiden seutuhnya kalau dia enggak diberikan informasi yang lengkap akan apa yang terjadi di sekitarnya dia," katanya.

Pandji kemudian mengaitkan hal tersebut dengan kemungkinan adanya informasi yang tidak disampaikan secara utuh di lingkungan pemerintahan.

Dia juga menyebut kemungkinan ada pihak yang enggan menyampaikan kondisi sebenarnya karena khawatir terhadap respons presiden atau memiliki kepentingan tertentu.

Namun, hal tersebut disampaikan Pandji sebagai kekhawatiran dan kemungkinan, bukan sebagai pernyataan bahwa kondisi tersebut telah terbukti terjadi.

Laporan mengenai wawancara yang sama juga menekankan bahwa dugaan tersebut masih bersifat teori atau kekhawatiran dari Pandji. (*)

Editor : Shafa Dina Hayuning Mentari
pandji pragiwaksono pemerintahan presiden prabowo