RADARTUBAN – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah menjaring talenta muda Indonesia dengan tingkat kecerdasan atau IQ 120 ke atas untuk dipersiapkan menjadi ilmuwan dan ahli antariksa.
Hal itu disampaikan Wakil Kepala BRIN Amarulla Octavian dalam acara Science Festival Indonesia 2026 yang ditayangkan melalui akun YouTube Terbit X.
Program tersebut menyasar anak muda yang memiliki IQ 120 ke atas, sehat, dan memiliki kondisi fisik yang kuat. Talenta yang terpilih nantinya diarahkan untuk mengembangkan kemampuan di bidang sains, termasuk nuklir dan teknologi ruang angkasa.
Baca Juga: Kasus ISPA dan Influenza Melonjak di Musim Kemarau, Peneliti BRIN Beberkan Empat Pemicu Utamanya
Amarulla mengatakan, langkah tersebut dilakukan dengan melihat perkembangan sejumlah negara maju yang mulai mempersiapkan kemungkinan kehidupan manusia di luar bumi. Di antaranya di Bulan dan Mars.
"Negara-negara lain sudah menyiapkan bagaimana tinggal di bulan, tinggal di mars, kehidupan sana. Jadi kita juga mencari anak-anak Indonesia yang brilian, pintar, badannya sehat, kuat, ya nanti untuk bisa mungkin tinggal di luar angkasa," ujarnya.
Menurut dia, Indonesia juga perlu menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mengikuti perkembangan riset dan teknologi tersebut.
Tidak hanya dari kota besar, BRIN menyatakan peluang tersebut terbuka bagi anak muda dari berbagai daerah, termasuk wilayah pelosok.
Amarulla menyampaikan, pemerintah akan memberikan dukungan pembiayaan dan fasilitas bagi generasi muda yang terpilih untuk mengembangkan kemampuan di bidang sains.
"Semuanya nanti akan kita biayai, kita dorong menjadi ahli-ahli nuklir ya. Dari desa yang terpencil bisa lahir ya mimpi kita, saintis kita ya tidak hanya menguasai nuklir, tapi juga menguasai ruang angkasa," tambahnya.
Upaya tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan anak muda Indonesia untuk menekuni bidang riset dan teknologi. Sekaligus mendorong lahirnya generasi saintis yang memiliki kemampuan di bidang energi nuklir dan teknologi antariksa.
Dengan dukungan pendidikan, riset, dan fasilitas, talenta-talenta muda dari berbagai latar belakang diharapkan dapat ikut berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi Indonesia di masa mendatang. (*)
Editor : Yudha Satria AditamaSumber : Radar Tuban