Video Polisi Ejek Pendemo Viral, Polda Bengkulu Beri Sanksi Disiplin dan Penempatan Khusus

Nadiyatul Ul Ya • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 11:03 WIB
polda bengkulu menyampaikan permohonan maaf atas tindakan oknum polisi. (Instagram.com/lambe_turah)
polda bengkulu menyampaikan permohonan maaf atas tindakan oknum polisi. (Instagram.com/lambe_turah)

RADARTUBAN – Aksi seorang personel Polda Bengkulu saat mengamankan demonstrasi Hari Tani Nasional berujung sanksi disiplin. Video yang memperlihatkan personel tersebut mengejek demonstran viral di media sosial.

Peristiwa itu terjadi saat pengamanan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Bengkulu, Kamis (24/9).

Polda Bengkulu kemudian melakukan evaluasi dan pemeriksaan terhadap kejadian tersebut. Personel yang bersangkutan diamankan dan dikenai tindakan disiplin sebagai bentuk pertanggungjawaban atas perilakunya.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Imam Wijayanto mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk mengevaluasi peristiwa yang terjadi ketika pengamanan aksi.

Baca Juga: Polda Jatim: Sebanyak 415 Anak Dibawah Umur Terlibat Aksi Anarkis Demontrasi di Jatim

“Saat ini salah satu personel Polda Bengkulu telah diamankan dan dilakukan tindakan disiplin untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujar Imam dalam keterangan resmi Polda Bengkulu.

Video Polisi Viral di Media Sosial

Video yang beredar memperlihatkan seorang personel kepolisian berada di barisan petugas saat mengamankan demonstrasi. Dalam rekaman tersebut, personel itu terlihat menjulurkan lidah ke arah massa.

Video tersebut kemudian beredar di media sosial dan menuai perhatian publik. ANTARA melaporkan Polda Bengkulu telah memberikan sanksi disiplin terhadap personel yang melakukan tindakan tersebut.

Aksi unjuk rasa itu digelar dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional. Massa dari Aliansi Rakyat Bersatu menyampaikan sejumlah aspirasi terkait persoalan agraria di Bengkulu, termasuk penyelesaian konflik antara petani dan perusahaan, transparansi data Hak Guna Usaha (HGU), serta kepastian hukum persoalan pertanahan.

Polda Bengkulu sebelumnya menyebut aksi tersebut sempat berlangsung aman sebelum kemudian terjadi kericuhan. Kepolisian mengatakan rangkaian kejadian akan dievaluasi dan didalami secara menyeluruh.

Polda Bengkulu Minta Maaf

Selain memberikan tindakan disiplin, Polda Bengkulu juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas sikap personel yang dinilai tidak mencerminkan pelayanan humanis.

Polda Bengkulu menyatakan evaluasi dan pemeriksaan telah dilakukan.

Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari evaluasi internal untuk memastikan personel menjalankan tugas sesuai aturan dan menjaga sikap ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Demikian hasil evaluasi dan klarifikasi yang telah dilakukan. Kami menyampaikan permohonan maaf atas sikap personel yang tidak terpuji tersebut,” kata Imam.

Baca Juga: Warga Malaysia Demo KBRI Protes Kabut Asap, Netizen Indonesia : Makasih Ya

Polda Bengkulu juga mengajak masyarakat menjaga komunikasi agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung aman, tertib, dan tetap saling menghormati.

Bagi kepolisian, tindakan disiplin terhadap personel tersebut menjadi bagian dari evaluasi atas pelaksanaan pengamanan aksi Hari Tani Nasional di Bengkulu. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
demontrasi hari tani nasional polda bengkulu video mengejek