Banyak orang mengaitkan fenomena ini dengan hal-hal spiritual dan bahkan keberuntungan.
Seperti dilansir dari tayangan YouTube akun @PituturKejawen (18/7), “Pukul tiga pagi dipercaya sebagai 'waktu suwung' atau waktu kosong. Pada jam tersebut, mayoritas makhluk hidup sedang terlelap. Namun, bagi dunia gaib, justru menjadi puncak aktivitas,” jelasnya.
Konten kreator dalam video tersebut juga menambahkan beberapa kelebihan yang dimiliki oleh orang-orang yang sering bangun pada pukul tiga pagi.
“Ini bisa menjadi awal kebangkitan spiritual seseorang,” ujarnya. Namun, ia juga menyampaikan bangun pada pukul 3 pagi dapat membawa kelimpahan rezeki.
“Doa yang dipanjatkan pada waktu ini dipercaya lebih mudah terkabul karena minimnya aktivitas manusia lain,” tuturnya dalam video YouTube tersebut.
Selain itu, bangun pukul tiga pagi bisa jadi merupakan mekanisme alam bawah sadar untuk introspeksi diri. “Terbangun di jam tersebut bisa menjadi momentum untuk merefleksikan hidup dan melakukan perbaikan,” tambahnya.
Sementara itu dikutip dari berbagai sumber, dalam islam bangun pukul tiga pagi dianjurkan untuk beribadah karena banyak keutamaan yang ada di dalamnya. Salah satunya melakukan qiyamul lail atau shalat malam.
Selain itu, dilansir dari akun TikTok @Alreno (18/7), bangun pukul tiga pagi diartikan bahwa Allah cinta kepada umatnya.
“Berarti Allah cinta kepadamu. Allah ingin mendengar keluh kesahmu disepertiga malam, sholat tahajutlah karena banyak orang yang ingin bangun malam tapi tidak bisa maka dirimu sangat beruntung sekali,” tulisnya dalam postingan tersebut.
Dilansir dari Jurnal Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia UII dengan judul “Peran Sholat Tahajud terhadap Kesehatan Mental” justru menyatakan sholat tahajud juga bermanfaat bagi kesehatan.
“Manfaat Shalat Tahajud terhadap kesehatan adalah dapat mendatangkan ketenangan hati, mengontrol emosi, pikiran jernih, semangat dan percaya diri.”
Hal ini sesuai dengan dalam hadist “Shalat tahajud dapat menghapus dosa, mendatangkan ketenangan, dan menghindarkan dari penyakit, “(HR Tirmidzi).
Kedua pandangan di atas melihat waktu tersebut sebagai momen spiritual yang istimewa, dengan potensi untuk meningkatkan kedekatan dengan alam gaib maupun Tuhan.
Selain itu, bangun jam 3 pagi juga membawa manfaat seperti kebangkitan spiritual, kelimpahan rezeki, dan kesempatan untuk introspeksi diri.
Di sisi lain dari segi kesehatan, bangun dan beribadah pada waktu ini juga dipercaya membawa manfaat positif bagi kesehatan mental. Meskipun interpretasi dapat bervariasi, fenomena ini secara umum dipandang sebagai kesempatan berharga untuk meningkatkan kualitas spiritual dan kehidupan seseorang. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama