RADARTUBAN - YouTuber dan streamer asal Amerika yang terkenal dengan nama online IShowSpeed ini telah membuat heboh dengan kontennya yang unik dan tingkah lakunya yang dramatis.
Setelah mengunjungi Jakarta dan Bali beberapa hari lalu, kini Speed mengunjungi Malioboro, Yogyakarta, pada Sabtu (21/09)
Selama di Yogyakarta atau Jogja, Speed melakukan siaran langsung hampir 2 jam dari sore hingga malam.
Di Kota Gudeg ini, Speed belajar memanah, minum jamu, belajar kendang, membatik, hingga mengenakan sorjan dan kain, mengucapkan kosa kata bahasa Indonesia, hinga mencoba tradisi masangin.
Saat memasuki pasar salah satu pasar, perhatiannya tertuju pada satu penjual jamu. Dia pun penasaran ingin mencobanya.
“Can I get one jamu please?” katanya, kepada perempuan penjual jamu.
Speed akhirnya mendapatkan secangkir jamu beras kencur. Saat menjajalnya, dia mengeluarkan ekspresi yang terlihat terkejut dengan mata hingga melotot.
“Ini terbuat dari apaan sih,” katanya dalam bahasa Inggris.
"Ini beras kencur,” kata si penjual jamu.
Speed melanjutkan aktivitasnya kemudian dia menyempatkan diri untuk mengunjungi Hamzah Batik, sebuah pusat batik yang terletak di jalan Malioboro. Di sana dia mengenal banyak hal tentang Batik yang menjadi warisan budaya. Speed sempat mengatakan bahwa dia jago dalam membatik.
"Saya sebenarnya jago melakukan ini," kata Speed sambil membatik.
Di kawasan Malioboro, Speed mencoba bermain gamelan. Dia tampak antusias bermain gendang. Speed juga ditawari untuk menjajal bakpia.
Selama di Alun-alun Kidul Keraton Yogyakarta beberapa kali dia menyapa para penggemarnya yang mengerumuninya hingga dia kesulitan bergerak.
Speed sempat memamerkan kosa katanya dalam bahasa Indonesia, seperti "Santai-santai" dan "awas-awas."
Tak hanya itu, Speed sering melontarkan kalimat: minggur lu miskin!
Kalimat yang sering diucapkan kepada warga yang bergerombol di sekelilingnya itu diduga didapatkan dari komentar warganet Indonesia di akun Youtube saat dia sedang live.
Tak lupa Speed mencoba melewati dua pohon beringin Keraton yang disebut masangin yang dilakukan dengan mata tertutup. Speed pun berhasil melawatinya.
Speed lantas beranjak menjajal jemparingan atau panahan ala Mataram di Omah Kecebong. Berbeda dari panahan pada umumnya, jemparingan adalah memanah sambil duduk bersila dan mengenakan pakaian Jawa lengkap.
Karier Speed dimulai dengan streaming video game di berbagai platform. Namun, kontennya yang unik dan menghibur dengan cepat menarik perhatian banyak penonton.
Kini, pengikut Speed di YouTube lebih dari 30 juta akun. Di Indonesia, dia memecahkan rekor tayangan terbanyak sepanjang kariernya di dunia YouTube. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama