RADARTUBAN - Ubi Cilembu memang dikenal luas karena rasa madu alami dari ubi Cilembu, terutama ketika dipanggang atau diolah dengan teknik tepat.
Fenomena rasa manis khas ini bukan berasal dari tambahan gula atau madu lebah, melainkan merupakan hasil dari proses alami dalam umbinya sendiri yang membuat ubi Cilembu berbeda dari varietas ubi jalar lainnya.
Asal Usul Rasa Madu pada Ubi Cilembu
Ubi Cilembu merupakan varietas lokal yang berasal dari Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Saat ubi ini dipanggang, terutama setelah disimpan beberapa hari pascapanen, cairan yang keluar menyerupai madu ternyata adalah gula sederhana alami hasil proses kimia dalam ubi Cilembu itu sendiri.
Rasa madu alami dari ubi Cilembu ini muncul setelah pati dalam ubi berubah menjadi gula sederhana seperti glukosa dan fruktosa.
Proses ini disebabkan oleh reaksi hidrolisis enzimatik dan karamelisasi saat terkena panas tinggi.
Menurut penjelasan pakar pangan dari IPB University, ubi Cilembu memang memiliki kandungan gula yang lebih tinggi dibanding varietas ubi jalar lain.
Selama proses pemanggangan, pati yang kompleks dalam ubi dipecah menjadi gula sederhana, lalu mengalami reaksi karamelisasi yang menghasilkan aroma dan rasa manis kuat layaknya madu.
Cairan lengket seperti madu itu bukanlah madu asli, tetapi hasil dari proses alami di dalam umbi ubi Cilembu sendiri.
Faktor yang Membuat Ubi Cilembu Lebih Manis
Beberapa faktor penting yang berkontribusi terhadap rasa madu alami dari ubi Cilembu antara lain:
• Kandungan gula alami tinggi: Varietas ubi Cilembu memang punya kandungan gula lebih banyak daripada ubi jalar pada umumnya.
• Penyimpanan pascapanen: Selama penyimpanan beberapa hari setelah panen, pati dalam ubi mulai diubah menjadi gula sederhana oleh enzim amilase aktif.
• Proses pemanggangan: Ketika dipanggang pada suhu tinggi, pati pecah lebih lanjut menjadi gula sederhana dan mengalami karamelisasi sehingga rasa manis tajam serta aroma khas makin terasa.
Metode memasak seperti direbus atau dikukus tidak menghasilkan rasa manis sedalam saat dipanggang, karena proses karamelisasi tidak terjadi pada metode tersebut.
Apakah Rasa Madu itu Aman dan Sehat?
Rasa manis yang dihasilkan oleh ubi Cilembu adalah hasil dari gula alami dalam umbi, bukan dari tambahan gula atau madu buatan.
Ini berarti rasa madu alami dari ubi Cilembu aman dikonsumsi, selama dimakan dalam jumlah yang wajar.
Kandungan nutrisi seperti serat, vitamin, dan antioksidan juga tetap terjaga ketika ubi diolah dengan benar.
Beberapa laporan media bahkan menyatakan bahwa ubi Cilembu merupakan varietas unggulan yang banyak dicari karena cita rasa manisnya, serta telah memasuki pasar ekspor ke berbagai negara di Asia.
Rasa Madu pada Ubi Cilembu Itu Alami
Secara singkat, rasa madu alami dari ubi Cilembu memang berasal dari dalam umbinya sendiri.
Ini adalah hasil dari kombinasi kandungan gula alami yang tinggi, proses penyimpanan pascapanen, serta reaksi karamelisasi ketika dipanggang.
Rasa manis khas ini bukan berasal dari penambahan madu atau gula tambahan, melainkan ekspresi alami dari proses kimia yang terjadi di dalam ubi saat diolah. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama