Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Neha, Mahasiswi Asal Tuban yang Ajak Generasi Muda Jadi Wisatawan Peduli Lingkungan

Shafa Dina Hayuning Mentari • Senin, 22 Juni 2026 | 17:40 WIB
Maulidia Aisyah Herliyan Neha, mahasiswi asal Tuban, mengajak generasi muda menjadi wisatawan yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan., (Maulidia Aisyah Herliyan Neha untuk Radar Tuban)
Maulidia Aisyah Herliyan Neha, mahasiswi asal Tuban, mengajak generasi muda menjadi wisatawan yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan., (Maulidia Aisyah Herliyan Neha untuk Radar Tuban)

RADARTUBAN - Bagi sebagian besar orang, mengunjungi destinasi wisata alam merupakan sarana terbaik untuk melepas penat dari padatnya rutinitas harian. Begitu pula dengan Maulidia Aisyah Herliyan Neha. 

Namun, menikmati keindahan alam saja dirasa tidak cukup jika tak dibarengi dengan kepedulian untuk menjaganya.

Berawal dari keresahan banyaknya sampah yang berserakan di beberapa lokasi wisata alam, Neha, panggilan akrabnya memutuskan untuk mengambil langkah nyata dan bergabung dalam komunitas peduli lingkungan.

Baca Juga: Daya Tarik Wisata Baru: Jembatan Kaca Bromo Probolinggo Dipastikan Buka untuk Umum Akhir Juni Ini

 ‘’Awalnya aku memang suka mengunjungi tempat-tempat di alam terbuka karena suasananya menenangkan pikiran. Namun, ketika melihat masih banyak sampah yang ditinggalkan pengunjung, aku mulai sadar bahwa menikmati saja tidak cukup,’’ tuturnya. 

Langkah nyata yang dilakukannya adalah ikut berkontribusi menjaga lingkungan. Bagi mahasiswa semester dua Universitas Brawijaya Malang ini, menikmati alam dan kesadaran untuk menjaganya adalah dua hal yang tidak boleh dipisahkan. 

Mereka yang datang ke alam untuk menikmatinya tidak boleh lagi sekadar menjadi penikmat pasif yang datang, berfoto, lalu pulang meninggalkan sampah.

‘’Kesadaran ini penting dimiliki setiap orang karena alam bukan sekadar untuk jadi latar foto yang estetik, namun juga sebagai ruang hidup yang harus dirawat demi keseimbangan bumi,” imbuhnya.

Dia tidak menampik tantangan terberat dalam mengampanyekan gerakan sadar lingkungan adalah membangun kesadaran, baik pada diri sendiri maupun orang lain. 

Mengingat, hingga kini masih banyak ditemukan pelancong yang acuh dan membuang sampah sembarangan di area konservasi maupun wisata alam.

Alumni SMAN 3 Tuban ini menekankan pentingnya memulai dari aksi-aksi kecil yang dilakukan secara konsisten.

Langkah sederhana yang selalu diterapkannya saat bepergian adalah membawa tumbler pribadi untuk menekan penggunaan plastik sekali pakai, menaati seluruh regulasi setempat, serta memastikan tidak ada satu pun sampah yang tertinggal di lokasi.

 ‘’Setiap orang yang berkunjung ke alam memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga agar tempat tersebut tetap lestari, sehingga dapat dinikmati oleh generasi berikutnya," tegas gadis 19 tahun ini.

Baca Juga: Suruan Eco Park Kian Populer, Sajikan Pengalaman Tak Terlupakan bagi Wisatawan

Melalui keterlibatannya di komunitas peduli lingkungan Jejak Lestari Brawijaya, dia mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda di Kabupaten Tuban untuk bertransformasi menjadi wisatawan yang bijak dan bertanggung jawab.
 
‘’Jangan hanya datang untuk menikmati keindahannya, tetapi ikutlah menjaganya. Sekecil apa pun tindakan positif yang kita lakukan, pasti akan memberikan dampak yang berarti bagi bumi," pungkasnya.(saf/ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
#wisata #lingkungan #Malang #universitas brawijaya