Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Tak Perlu Langsung Jago, Irma Fitriah Qurotul Aini Ungkap Cara Melatih Public Speaking Sejak Dini

Shafa Dina Hayuning Mentari • Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:39 WIB
Irma Fitriah Qurotul Aini. (IRMA FITRIAH QUROTUL AINI UNTUK RADAR TUBAN)
Irma Fitriah Qurotul Aini. (IRMA FITRIAH QUROTUL AINI UNTUK RADAR TUBAN)

RADARTUBAN- Kemampuan berbicara di depan umum sering kali dianggap sebagai bakat alamiah yang hanya dimiliki sebagian orang. Namun, bagi Irma Fitriah Qurotul Aini, kecakapan berkomunikasi bukanlah warisan sejak lahir, melainkan buah dari keberanian untuk memulai dan konsistensi dalam berlatih.

Bagi gadis asal Kecamatan Grabagan ini, berdiri di depan publik justru dianggap ruang untuk bertumbuh. Terlebih, di era modern yang kompetitif, public speaking bukan lagi sekadar nilai tambah atau pilihan, melainkan kebutuhan mutlak bagi generasi muda untuk membuka peluang.

Untuk mengasah kemampuan public speaking, Irma melakukan latihan rutin. Kiatnya cukup sederhana, yaitu rutin membaca artikel selama 5 hingga 10 menit sehari, berlatih berbicara di depan cermin, hingga membiasakan diri bersuara saat diskusi kelompok.

‘’Menurutku, kuncinya ada di konsistensi. Tidak perlu langsung jago, yang penting terus berlatih,” ujar dara 20 tahun itu.

Baca Juga: Cerita Dela Novia, Mahasiswi Asal Tuban yang Yakin Percaya Diri Dibentuk dari Proses

Menurut mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) ini, esensi berbicara langsung tidak akan pernah tergantikan, meski saat ini komunikasi digital lewat teks dan media sosial begitu dominan. 

‘’Di manapun kita berada, pasti butuh komunikasi. Mau presentasi tugas, ikut organisasi, wawancara kerja, bahkan sekadar menyampaikan pendapat semuanya butuh kemampuan berbicara yang baik," imbuhnya.

Sayangnya, banyak generasi muda yang kerap gagal menyampaikan ide cemerlang hanya karena terbentur rasa kurang percaya diri. Menanggapi fenomena tersebut, dia membagikan kiat sederhananya. Menurut Irma, rasa percaya diri tidak akan pernah datang jika hanya ditunggu, melainkan harus dijemput dengan tindakan nyata.

‘’Jangan nunggu percaya diri dulu baru mulai. Justru percaya diri itu muncul karena kita sering mencoba. Bisa dimulai dari hal-hal kecil, misalnya berani bertanya di kelas atau aktif ikut diskusi," tutur perempuan berzodiak Gemini ini.

Di tengah gempuran media sosial yang sering memicu rasa minder akibat kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain, Irma berpesan agar anak muda tetap fokus pada proses dan karakter masing-masing. Sebab, setiap orang memiliki lini masa sendiri untuk berkembang.

‘’Orang yang mampu menyampaikan pesan dengan jelas dan menarik secara lisan akan lebih mudah didengar, diingat, dan tampil menonjol dalam sebuah organisasi,” pungkasnya.(saf/ds)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Kemampuan berbicara #irma fitriah qurotul aini #public speaking #kepercayaan diri