Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Tak Harus Mahal dan Ikuti Tren, Bunga Angraeni Pilih Gaya Kasual Simpel dan Timeless

Shafa Dina Hayuning Mentari • Selasa, 30 Juni 2026 | 16:03 WIB
Mahasiswi UPN Veteran Jawa Timur, Dewi Bunga Angraeni Pratiwi, membagikan pandangannya tentang fashion, kenyamanan, dan kecantikan autentik. (Dewi Bunga Angraeni Pratiwi untuk Radar Tuban)
Mahasiswi UPN Veteran Jawa Timur, Dewi Bunga Angraeni Pratiwi, membagikan pandangannya tentang fashion, kenyamanan, dan kecantikan autentik. (Dewi Bunga Angraeni Pratiwi untuk Radar Tuban)

RADARTUBAN - Bagi generasi muda masa kini, penampilan bukan lagi sekadar urusan membalut tubuh, melainkan juga sebagai sebuah media untuk mengekspresikan identitas diri di lingkungan sosial.

Hal ini diakui oleh Dewi Bunga Angraeni Pratiwi. Menurutnya, menjaga penampilan kini dipandang sebagai investasi penting dalam membangun impresi pertama yang positif sekaligus memancarkan energi baik kepada lingkungan sekitar.

‘’Penampilan yang menarik dan rupawan itu penting banget, karena bisa bikin semangat menjalani hari. Dari situ akan keluar energi positif yang bisa disalurkan ke orang-orang yang kita temui, sehingga akan lebih percaya diri untuk berbincang," ujar Bunga kepada Jawa Pos Radar Tuban, Rabu (24/6).

 Baca Juga: Bagi Khoirunnisa Aqillah, Media Sosial Bisa Jadi Panggung Prestasi, Bukan Sekadar Hiburan

Untuk bisa tampil menarik, dara asal Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban ini menegaskan bahwa seseorang tidak harus terjebak dalam arus fear of missing out terhadap tren mode yang datang dan pergi. Melainkan, bisa juga membentuk karakter berpakaian sesuai dengan dirinya sendiri.

‘’Aku menemukan inspirasi fashion dari ibuku sendiri yang memiliki beberapa koleksi pakaian lama, namun tetap modis hingga sekarang. Dari situ, aku membentuk karakter berpakaian sendiri yang cenderung kasual, simpel, dan timeless,” tuturnya.

Bagi gadis 20 tahun ini, kunci utama dari gaya berpakaian adalah kenyamanan. Terlebih, untuk menghadapi iklim Indonesia yang cenderung panas.

Menariknya, kenyamanan tersebut tidak melulu lahir dari barang-barang bermerek atau aksesori yang berlebihan. 

‘’Aku hanya mengandalkan jam tangan atau gelang, serta memastikan pakaian selalu rapi. Menurutku, aura pembawaan seseorang jauh lebih menentukan daya tarik ketimbang label harga pakaian,” tutur gadis Virgo ini.

Prinsip minimalis dan mengutamakan kenyamanan ini juga dia terapkan dalam urusan riasan wajah.

Mahasiswa teknik industri UPN Veteran Jawa Timur ini memilih untuk tampil tanpa make-up dalam kesehariannya dan hanya berdandan pada momen-momen tertentu saja.

Bagi lulusan SMAN 4 Tuban ini, esensi kecantikan perempuan yang sebenarnya adalah ketika mereka mampu merawat diri secara seimbang, baik dari dalam diri maupun penampilan luar.

‘’Cara seseorang berpakaian dan merawat diri akan menjadi cerminan dari kepribadiannya. Jadi jangan takut untuk mengenali diri sendiri, mulai dari gaya yang disukai hingga apa yang membuat nyaman. Sebab, dari pemahaman itulah rasa percaya diri dan kecantikan yang autentik akan lahir dengan sendirinya,” katanya. (saf/ds) 

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #penampilan #mahasiswa