Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Berawal dari Video Pendakian, Alenta Fairista Kini Jatuh Cinta pada Alam

Shafa Dina Hayuning Mentari • Rabu, 1 Juli 2026 | 16:54 WIB
Alenta Fairista Rani mengaku jatuh cinta pada dunia outdoor setelah mendaki perbukitan di Rengel. (Alenta Fairista Rani untuk Radar Tuban)
Alenta Fairista Rani mengaku jatuh cinta pada dunia outdoor setelah mendaki perbukitan di Rengel. (Alenta Fairista Rani untuk Radar Tuban)

RADARTUBAN - Berawal dari ketidaksengajaan melihat tayangan video pendakian di Rengel yang melintas di beranda media sosialnya, Alenta Fairista Rani kini justru jatuh hati pada dunia outdoor.

Dia membuktikan bahwa fisik bukan halangan bagi perempuan untuk aktif mengeksplorasi alam bebas sekaligus mengampanyekan gerakan peduli lingkungan.

Langkah awal Alenta dimulai saat kondisi fisiknya baru pulih dari sakit. Minim berolahraga membuat trip pertamanya menyusuri perbukitan Rengel terasa sangat melelahkan. Namun, keindahan panorama yang disuguhkan justru menyembuhkan rasa penatnya.

‘’Melihat keindahan alam rasanya semua beban hilang sejenak, dan dari situlah aku mulai jatuh cinta dengan alam," ungkap dara asal Desa Tambakrejo, Kecamatan Rengel itu.

Baca Juga: Status Semeru Naik ke Level Awas, TNBTS Tutup Seluruh Jalur Pendakian dan Imbau Patuhi Zona Bahaya

Baginya, alam bukan sekadar tempat pelarian dari penatnya rutinitas pekerjaan maupun kesibukan persiapan memasuki perkuliahan. ‘’Ketika berada di alam, kita bisa lebih jauh dari rutinitas, menikmati suasana yang lebih tenang, udara segar, dan pemandangan indah. Rasanya seperti memberi waktu untuk diri sendiri supaya lebih rileks," tutur remaja 19 tahun ini.

Meski begitu, eksplorasi alam tetap menuntut tanggung jawab moral yang besar. Kelestarian lingkungan harus menjadi prioritas utama di tengah maraknya tren penemuan tempat wisata baru yang rentan rusak setelah viral akibat ulah pengunjung yang tidak bertanggung jawab.

‘’Kita datang ke alam bukan hanya untuk menikmati keindahannya, tapi juga punya tanggung jawab untuk menjaga tempat tersebut. Sudah seharusnya kita meninggalkan jejak yang baik, bukan meninggalkan sampah atau kerusakan," tegas gadis Gemini ini.

Menghadapi stereotip negatif bahwa aktivitas alam bebas identik dengan kegiatan berat kaum pria, alumni SMKN Rengel ini memilih menanggapinya dengan positif.

Dia ingin mematahkan pandangan tersebut dan membuktikan bahwa perempuan juga mampu keluar dari zona nyaman.

‘’Jangan takut untuk mencoba hal baru. Kadang kita tidak tahu apa yang kita suka sebelum kita berani memulai. Jaga tempat yang kita datangi, karena alam bukan hanya untuk kita nikmati hari ini, tapi juga untuk generasi berikutnya," pesannya. (saf/ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
#bukit #Tuban #pendakian #kecamatan rengel