Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Dari Underdog Jadi Jawara! Fajar/Fikri Tak Terkalahkan di China Open 2025, Persembahan Khusus untuk Mendiang Kang Iie

Tulus Widodo • Senin, 28 Juli 2025 | 18:11 WIB

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri juara China Open
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri juara China Open

RADARTUBAN - Pasangan dadakan, status non-unggulan, tapi hasilnya top class!

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menciptakan kisah epik di ajang bergengsi China Open 2025 Super 1000.

Tanpa kehilangan satu gim pun, mereka merebut gelar juara—dan yang lebih emosional, mempersembahkannya untuk sang legenda bulu tangkis Indonesia, almarhum Iie Sumirat.

Di dunia olahraga, tak ada yang lebih menggugah dari sebuah kejutan yang disertai dedikasi dan semangat total.

Itulah yang dipersembahkan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di turnamen bulu tangkis level Super 1000, China Open 2025, yang berlangsung di Changzhou.

Turun sebagai pasangan dadakan bentukan PP PBSI dan tanpa status unggulan, Fajar/Fikri justru tampil garang. Lima pertandingan dilibas tuntas, tanpa kehilangan satu gim pun.

Sebuah pencapaian yang tidak hanya mengesankan secara teknis, tapi juga membakar semangat publik bulu tangkis Indonesia.

Di semifinal, mereka membungkam ganda Korea peringkat dua dunia, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, dengan permainan rapat dan penuh determinasi.

Tak cukup sampai di situ, di final mereka menghadapi raksasa ganda Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik—juara dunia 2022 sekaligus peringkat lima dunia. Hasilnya? Dominasi total Fajar/Fikri dalam dua gim langsung.

Gelar ini bukan sekadar kemenangan teknis. Lebih dari itu, Fajar/Fikri secara tulus mempersembahkan titel prestisius ini untuk Tanah Air, PP PBSI, para pelatih, serta mendiang Kang Iie Sumirat, legenda bulu tangkis Indonesia yang baru saja berpulang.

“Ini untuk Kang Iie. Kami tahu beliau sangat mencintai bulu tangkis. Kemenangan ini kami dedikasikan untuk semangat yang beliau wariskan,” ujar Fikri dengan mata berkaca.

Foto podium mereka menjadi simbol kerja keras yang dibayar lunas. Di tengah ketatnya persaingan ganda putra dunia, pasangan Indonesia ini membuktikan bahwa segalanya mungkin asal dilandasi disiplin, kesungguhan, dan keberanian melawan ekspektasi.

Fakta Menarik:

Fajar/Fikri juara tanpa kehilangan satu gim dari babak pertama hingga final

Menang atas Kim/Seo (Korea) di semifinal

Libas Aaron/Soh (Malaysia) di final

Gelar ini jadi Super 1000 pertama mereka bersama sebagai pasangan non-unggulan

Persembahan spesial untuk almarhum Iie Sumirat, legenda dari Bandung

Fajar/Fikri bukan hanya juara, mereka adalah inspirasi. Dari titik tanpa unggulan, hingga titik tertinggi podium, kisah ini adalah pengingat bahwa bulu tangkis Indonesia tak pernah kehabisan kejutan manis.

Dan lebih penting lagi, semangat para legenda seperti Kang Iie terus hidup dalam setiap pukulan dan kemenangan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#djarum badminton #Kang Iie Sumirat wafat #muhammad shohibul fikri #hasil final China Open #pbsi #fajar alfian #Juara China Open 2025 #Ganda putra Indonesia