RADARTUBAN – Setelah sukses menjadi penyumbang medali terbanyak untuk Kontingen Kabupaten Tuban di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 lalu, cabang olahraga (cabor) angkat berat berencana menggelar kejuaraan kabupaten (kejurkab) untuk mencari bibit-bibit atlet muda.
Ketua Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) Tuban Jasmani mengaku, tidak ingin momentum gemilang di Porprov yang diraih anak asuhnya sirna dalam waktu sekejab—tanpa adanya regenerasi atlet yang sepadan.
‘’Jika sesuai rencana awal, antara November atau Desember mendatang kejurkab cabor angkat berat akan kami selenggarakan,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Tuban, kemarin (15/9).
Disampaikan Jasmani, wacana untuk menggulirkan kejurkab angkat berat sudah sejak lama digaungkannya.
Hanya saja, minimnya peminat cabor yang dominan pada kekuatan tangan ini membuat kejurkab angkat berat tak kunjung terlaksana.
‘’Ini akan menjadi kejurkab angkat berat pertama jika terselenggara sesuai rencana awal,’’ bebernya.
Untuk merealisasikan rencana tersebut, pihaknya terjun langsung melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah.
Bahkan, telah mengagendakan pemberian kepelatihan atau coaching clinic kepada guru-guru olahraga dari jenjang SD-SMP.
‘’Rencana 27 September kami adakan coaching clinic,’’ jelas mantan atlet binaraga itu.
Disinggung mengenai target peserta di edisi perdana mendatang, Jasmani belum bisa berekspektasi terlalu jauh.
‘’Hasil dari coaching clinic pada 27 September akan menjadi tolok ukur kami,’’ tandasnya. (an/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama