Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Erick Thohir Pasang Target 120 Emas di ASEAN Para Games 2025, Fokus Pertahankan Posisi Puncak

Siti Rohmah • Selasa, 11 November 2025 | 19:05 WIB
Menpora RI, Erick Thohir disebut para induk cabor memproyeksi dapat meraih 120 emas di SEA Games 2025, lebih tinggi dari perhitungan Kemenpora.
Menpora RI, Erick Thohir disebut para induk cabor memproyeksi dapat meraih 120 emas di SEA Games 2025, lebih tinggi dari perhitungan Kemenpora.

RADARTUBAN - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menargetkan Indonesia meraih 120 medali emas dalam ajang ASEAN Para Games 2025 yang akan berlangsung di Nakhon Ratchasima, Thailand, pada 20–26 Januari 2026.

Target tersebut dinilai realistis untuk menjaga posisi Indonesia di peringkat teratas dalam ajang olahraga difabel se-Asia Tenggara itu.

“Tadi disampaikan, untuk ASEAN Para Games ditargetkan 120 emas,” ujar Erick usai bertemu dengan Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Senny Marbun, di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin, 10 November 2025.

Erick menjelaskan bahwa target tersebut mempertimbangkan kekuatan Thailand sebagai tuan rumah.

“Thailand sangat agresif karena pasti ingin juara. Target mereka sekitar 174 emas,” katanya.

Menurutnya, posisi kedua merupakan capaian yang realistis bagi kontingen Merah Putih.

“Kita perlu terbuka dan tidak perlu malu. Yang penting kita introspeksi dan memperkuat pembinaan ke depan,” tambah mantan Ketua Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 itu.

Sebanyak 306 atlet dari 18 cabang olahraga kini menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) sebagai persiapan menuju ASEAN Para Games XIII.

Dari jumlah tersebut, 291 atlet berlatih di Kota Solo dan sekitarnya, sementara 15 atlet cabang tenpin bowling menjalani pelatnas di Jakarta Utara.

Program latihan ini melibatkan 95 pelatih, 91 tenaga pendukung, dan 18 manajer tim.

Wakil Sekretaris Jenderal NPC Indonesia, Rima Ferdianto, mengatakan pelatnas kali ini berlangsung relatif singkat, hanya sekitar dua setengah bulan.

“Kami berharap seluruh atlet dapat memaksimalkan kemampuan dengan waktu yang tersedia. Konsentrasi penuh diarahkan agar bisa berjaya di Thailand,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu, 9 November 2025.

Persiapan para atlet diawasi langsung oleh Chef de Mission (CdM) Indonesia, Reda Manthovani.

Sejak 7 November, Reda meninjau berbagai arena latihan dan bahkan bermalam di Pusat Pelatihan Paralimpiade Indonesia (PPPI) Delingan, Kabupaten Karanganyar. “Waktu tinggal 2,5 bulan.

Meski singkat, saya yakin bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Jangan mengeluh karena itu membuat kita lemah.

Fokus pada prestasi terbaik demi Indonesia dan keluarga,” kata Reda di hadapan para atlet.

Reda yang juga menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Intelijen menilai fasilitas PPPI Delingan sudah sangat memadai.

“Saya lihat dari sisi kebersihan baik, fasilitas lengkap, kasur empuk, bahkan ada wireless charging. Sudah seperti hotel,” ujarnya.

Salah satu atlet para tenis meja, Komet Akbar, mengaku puas dengan awal pelatnas.

“Para pelatih sudah memberikan program latihan yang baik dan setiap hari kami dipantau. Semoga hasilnya maksimal dan Indonesia bisa kembali menjadi juara umum,” katanya.(*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#emas #ASEAN #thailand #npc #Indonesia #Erick Thohir