RADARTUBAN – Tak banyak yang menyangka dua sahabat nyentrik, Vincent Rompies dan Deddy Mahendra Desta, mampu mengguncang dunia olahraga Indonesia tanpa perlu seragam atlet atau peluit wasit.
Lewat Vindes (Vincent & Desta), mereka berhasil menabrak batas lama antara olahraga dan hiburan—menciptakan format baru yang kini dikenal publik dengan satu istilah: sportainment.
Apa pun yang mereka sentuh seolah langsung meledak di jagat maya. Dari ‘Vindes Tenis’ yang trending berhari-hari, ‘Bahkan Voli’ yang penuh selebritas dan drama, hingga ‘Bukan Main’ yang memadukan skatepark dan musik — semuanya berakhir dengan satu kata: viral.
“Vindes Tenis” : Saat Pertandingan Jadi Pertunjukan
Kisah besarnya dimulai dari Vindes Sport: Tepok Bulu (2022), event santai tapi heboh yang mempertemukan para selebritas di arena bulu tangkis.
Antusiasmenya di luar dugaan. Bukannya berhenti di sana, Vindes malah menyalakan mesin yang lebih besar: “Vincent vs Desta: Tepok Bulu 2023” dan “Vindes Tenis: Main Tenis Bareng Artis.”
Lapangan tenis tiba-tiba berubah jadi panggung drama, penuh sorotan, kostum nyeleneh, dan komentar kocak khas duo ini.
Pertandingannya bisa trending nomor satu di YouTube selama dua hari penuh — sesuatu yang bahkan event olahraga profesional pun jarang capai.
“Konsepnya sederhana: kami ingin olahraga kembali dicintai publik, tapi dengan cara yang fun dan bisa dinikmati siapa saja,” ujar Desta usai acara.
Hasilnya? Olahraga kembali terasa dekat, bukan eksklusif untuk atlet atau penonton serius.
Tenis bukan lagi sekadar adu pukulan, tapi juga panggung narasi, tawa, dan nostalgia.
“Bahkan Voli”: Dari Lapangan ke Spektakel Nasional
Setelah tenis sukses besar, Vindes tak menurunkan tensi. Mereka melangkah ke cabang baru: voli.
“Bahkan Voli 3” jadi bukti nyata bahwa Vindes bukan fenomena musiman.
Nama-nama besar seperti Pevita Pearce, Enzy Storia, Refal Hady, hingga Gading Marten turun ke lapangan — bukan untuk promosi, tapi benar-benar bermain.
Arena disulap jadi pertunjukan dengan tata cahaya, musik live, dan komentar nyentrik.
Atmosfernya lebih mirip konser ketimbang turnamen. Tak heran jika publik menjulukinya “acara sportainment paling megah di Indonesia.”
Di tengah gempuran tontonan digital, Vindes berhasil menciptakan pengalaman fisik yang spektakuler dan emosional.
“Bukan Main”: Olahraga, Komunitas, dan Gaya Hidup Urban
Vindes kemudian melangkah lebih jauh lewat “Bukan Main” — proyek yang mempertemukan olahraga ekstrem, seni, dan musik dalam satu wadah.
Bukan sekadar event, tapi manifesto anak muda yang haus ruang berekspresi. Skateboard, BMX, dan roller skating bertemu di satu arena yang penuh warna dan kebebasan.
“Kalau tenis dan voli bisa bikin heboh, kenapa anak-anak skate nggak punya panggung sebesar itu?” kata Vincent dalam sebuah wawancara.
Hasilnya? Ribuan peserta dan komunitas datang bukan hanya untuk menonton, tapi juga merasa memiliki.
Di situ letak kekuatan Vindes: mereka tak hanya menggelar acara — mereka membangun gerakan sosial yang hidup.
Di Balik Layar: Resep Kesuksesan Vindes
Konsep “Sport + Entertainment” yang Meledak
Mereka tak melihat olahraga sebagai kompetisi semata, tapi juga pertunjukan. Ada alur cerita, ada gimmick, ada humor.
Narasi dan Visual yang Sinematik
Setiap pengumuman pemain terasa seperti trailer film. Ada kostum, musik, dan storytelling yang memikat.
Kolaborasi Besar-besaran
Dari artis papan atas, musisi, YouTuber, hingga sponsor besar—semua mau ikut. Ini bukan sekadar event, tapi ekosistem kolaboratif.
Strategi Sosial Media yang Jenius
Klip pendek, blooper, hingga behind-the-scenes dibuat dengan gaya “organik” — tak terasa promosi, tapi bikin orang ikut ngakak dan share.
Efek Domino untuk Dunia Olahraga Indonesia
Yang mereka lakukan lebih besar dari sekadar hiburan. Vindes mengembalikan gairah publik terhadap olahraga, terutama generasi muda yang sebelumnya acuh.
Mereka membuktikan bahwa olahraga tak harus kaku, formal, atau penuh aturan. Ia bisa cair, jenaka, dan menyentuh sisi emosional penonton.
Bahkan beberapa cabang olahraga mulai meniru format Vindes — dengan sentuhan musik, bintang tamu, dan produksi kreatif demi menarik minat baru.
Apa Selanjutnya?
Rumor terbaru, Vindes tengah menyiapkan proyek baru bertema olahraga air dan pertandingan lintas profesi, yang konon bakal lebih megah dari apa pun yang mereka buat sebelumnya.
Jika melihat rekam jejaknya, satu hal sudah pasti: Vindes tak akan pernah main-main.
Dari tepok bulu ke voli, dari lapangan ke skatepark, Vincent dan Desta telah menulis ulang cara bangsa ini menikmati olahraga. Mereka menabrak pakem, membangun format baru, dan membuktikan satu hal penting:
di tangan orang kreatif, olahraga bisa berubah jadi panggung tawa, inspirasi, dan kebersamaan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni