Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Raih Emas, Atlet Petanque Indonesia Bikin Kejutan Besar di SEA Games 2025 Bangkok

Bihan Mokodompit • Jumat, 12 Desember 2025 | 16:10 WIB

Atlet Petanque Indonesia saat berada di podium.
Atlet Petanque Indonesia saat berada di podium.

RADARTUBAN - Atlet Petanque Indonesia kembali menjadi sorotan setelah menunjukkan performa luar biasa pada ajang SEA Games 2025 di Bangkok, Thailand.

Pada edisi ke-33 ini, kiprah mereka yang sempat diragukan justru berubah menjadi kejutan manis setelah berhasil mengumpulkan medali dan meramaikan papan klasemen cabor Petanque Indonesia.

Prestasi tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan atlet terus berkembang dan mampu bersaing menghadapi negara-negara kuat di Asia Tenggara.

Bangkit Setelah Absen Tiga Edisi SEA Games

Sempat tidak berpartisipasi dalam tiga edisi sebelumnya karena minimnya pengalaman dan ekspektasi publik, Petanque Indonesia justru tampil penuh keberanian di Bangkok.

Mereka hadir dengan formasi atlet muda seperti Topan Satria, Anni Saputri, Anjani Dwi Apriliah, dan Andri Irawan, yang turun di nomor tunggal putra.

Keempatnya menunjukkan mental juara meski harus bertanding di negeri orang dan menghadapi lawan dari Thailand, Laos, Malaysia, hingga Vietnam yang dikenal memiliki pemain kelas dunia.

Arena pertandingan di Valaya Alongkorn Rajabhat University menjadi saksi bagaimana Atlet Petanque Indonesia menguasai lapangan dan mematahkan prediksi banyak pengamat.

Dari empat nomor awal yang dipertandingkan, Indonesia mengamankan total empat medali: satu emas, satu perak, serta dua perunggu. Catatan ini membuat Indonesia untuk sementara memimpin klasemen cabor SEA Games 2025 khusus Petanque.

Perjalanan Emas Andri Irawan

Sorotan utama tertuju pada Andri Irawan, yang tampil konsisten sejak babak penyisihan.

Ia sempat menghadapi perlawanan ketat dari wakil Vietnam di semifinal, namun mampu mengatasinya dengan permainan tenang dan presisi.

Pada final yang digelar Rabu (10/12), Andri Irawan kembali menunjukkan kelasnya saat menaklukkan Southammavong Bountamy dari Laos dengan skor 13-7.

Kemenangan tersebut tidak hanya memastikan emas bagi Indonesia, tetapi juga menjadi medali emas ketiga untuk kontingen Merah Putih pada hari kedua SEA Games 2025.

Selain itu, raihan ini mengukuhkan posisi cabor Petanque sebagai salah satu sumber medali baru bagi Indonesia di kawasan Asia Tenggara.

“Kemenangan ini adalah kerja keras tim pelatih, official, dan dukungan penuh Cak Hasan dan masyarakat Indonesia.”

Kutipan ini menggambarkan bagaimana persiapan matang, termasuk tryout di Malaysia dan latihan intensif di Laboratorium Petanque Cak Hasan di FIKK Unesa Lidah Wetan Surabaya, menjadi pondasi keberhasilan tersebut.

Peluang Indonesia Menambah Pundi Medali

Dengan pencapaian awal yang mengesankan ini, peluang bagi Atlet Petanque Indonesia untuk menambah medali di nomor-nomor berikutnya masih terbuka lebar.

Strategi yang terencana, dukungan federasi, dan peningkatan kualitas latihan menjadi modal penting untuk menjaga momentum.

Tak hanya mengejutkan negara pesaing, prestasi ini juga mempertegas bahwa Petanque Indonesia memiliki masa depan cerah di ajang internasional.

Keberhasilan ini sekaligus memperlihatkan bahwa olahraga tidak populer pun bisa berkembang cepat apabila dikelola serius dan didukung penuh oleh masyarakat dan pihak terkait.

Semangat para atlet di SEA Games 2025 menjadi bukti bahwa kerja keras dan dedikasi dapat membuka peluang besar, bahkan dalam kompetisi yang diwarnai dominasi negara-negara kuat. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#asia tenggara #medali emas #SEA Games 2025 #atlet petanque #thailand