Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Anjani Dwi Apriliah Raih Medali Perunggu SEA Games 2025, Torehkan Sejarah untuk Petanque Indonesia

Bihan Mokodompit • Selasa, 16 Desember 2025 | 17:30 WIB
Atlet cabor Petanque yang juara di SEA Games Thailand 2025.
Atlet cabor Petanque yang juara di SEA Games Thailand 2025.

RADARTUBAN - Anjani Dwi Apriliah mencatatkan namanya dalam sejarah olahraga nasional setelah berhasil menyumbangkan medali perunggu pada ajang SEA Games 2025 di Thailand.

Prestasi ini diraih Anjani Dwi Apriliah dari nomor single woman cabang olahraga petanque, sekaligus menjadi pencapaian penting bagi perkembangan petanque Indonesia di level internasional.

Keberhasilan Anjani Dwi Apriliah tidak hanya bermakna secara personal, tetapi juga menjadi sinyal positif bagi peta persaingan petanque Indonesia di kawasan Asia Tenggara.

Ini merupakan debut perdananya di SEA Games 2025, namun dia mampu tampil percaya diri dan kompetitif di tengah ketatnya persaingan antarnegara.

Debut Manis Anjani Dwi Apriliah di SEA Games 2025

Pada penampilan pertamanya di ajang olahraga terbesar se-Asia Tenggara tersebut, Anjani Dwi Apriliah sukses membawa pulang medali perunggu.

Atlet yang juga tercatat sebagai mahasiswa Program Studi S-1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga ini mengaku bersyukur atas hasil yang dicapai.

“Pastinya sangat bahagia dan bangga karena ini SEA Games pertama saya dan juga medali pertama saya di ajang SEA Games,” ujar Anjani, dikutip dari laman resmi Koni Jatim.

Capaian ini menjadi bukti bahwa regenerasi atlet petanque Indonesia berjalan ke arah yang positif. Medali perunggu yang diraih juga mempertegas potensi Anjani Dwi Apriliah untuk bersaing di level yang lebih tinggi.

Persiapan Intensif Jadi Kunci Prestasi

Sebelum tampil di SEA Games 2025, Anjani Dwi Apriliah menjalani pemusatan latihan nasional atau training center (TC) selama kurang lebih tiga bulan.

Menurutnya, fase persiapan tersebut menjadi periode penting karena ia membawa nama Indonesia di arena internasional.

“Dalam waktu segitu, siap tidak siap saya harus siap karena ini membela negara. Apa pun hasilnya harus saya terima,” katanya.

Selama pertandingan, Anjani Dwi Apriliah mengaku tidak mengalami kendala besar yang mengganggu performanya.

Meski demikian, dinamika dan tekanan kompetisi tetap menjadi tantangan tersendiri yang harus dihadapi setiap atlet di SEA Games 2025.

Target Lebih Tinggi di Ajang Internasional

Berbekal pengalaman berharga dari SEA Games 2025, Anjani Dwi Apriliah kini memasang target yang lebih tinggi. 

Dia berharap dapat meningkatkan prestasi, tidak hanya untuk petanque Indonesia, tetapi juga untuk kariernya secara pribadi.

“Target selanjutnya saya ingin juara di ajang World Cup, dan di SEA Games berikutnya saya ingin lebih dari yang sekarang,” ujarnya.

Pelatih Apresiasi Kerja Keras Atlet

Pelatih petanque Indonesia, Yogiswara Anugrah Pamungkas, menilai pencapaian medali perunggu yang diraih Anjani Dwi Apriliah sudah sesuai dengan target tim.

Dia menegaskan bahwa proses latihan hingga pertandingan berjalan dengan baik.

“Proses latihan sampai pertandingan cukup baik dan sudah sesuai target. Anjani berhasil mendapatkan medali perunggu,” kata Yogiswara.

Menurutnya, faktor mental, keberanian, kepercayaan diri, serta attitude atlet menjadi aspek penting dalam membentuk prestasi di SEA Games 2025. 

Dia pun berharap ke depan Anjani Dwi Apriliah dan tim petanque Indonesia mampu meningkatkan capaian hingga meraih medali emas pada edisi SEA Games berikutnya.

“Harapan dan target kami di SEA Games selanjutnya bisa mendapatkan medali emas, untuk Anjani dan untuk Indonesia,” pungkasnya. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#perunggu #medali #sea games #Petanque #Indonesia