Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kemenpora Langsung Evaluasi SEA Games 2025, Fokus Peta Kekuatan Menuju Asian Games 2026

Bihan Mokodompit • Kamis, 25 Desember 2025 | 18:05 WIB
Menpora Republik Indonesia Erick Thohir.
Menpora Republik Indonesia Erick Thohir.

RADARTUBAN - Evaluasi SEA Games 2025 langsung dilakukan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) tak lama setelah berakhirnya ajang multievent tersebut di Thailand.

Langkah cepat ini diambil sebagai bagian dari strategi berkelanjutan untuk menjaga prestasi olahraga nasional sekaligus menyiapkan peta kekuatan menuju Asian Games 2026.

Rapat evaluasi tahap awal dipimpin langsung oleh Menpora Erick Thohir.

Dalam pertemuan itu, Menteri Pemuda dan Olahraga RI didampingi Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora RI, Surono, serta tim review yang secara khusus menelaah performa seluruh cabang olahraga Indonesia di SEA Games 2025.

Fokus Evaluasi Perolehan Medali Emas

Dalam proses Evaluasi SEA Games 2025, tim lebih menitikberatkan pada kontribusi masing-masing cabang olahraga terhadap total perolehan medali, terutama medali emas.

Analisis awal ini menjadi fondasi untuk menentukan cabang olahraga yang dinilai konsisten dan potensial di level kompetisi yang lebih tinggi.

Meski masih bersifat awal, hasil rapat ini akan dilanjutkan dengan kajian mendalam yang rencananya dipaparkan pada pertengahan Januari mendatang.

Dari sana, Kemenpora RI akan menyusun rapor lengkap setiap cabang olahraga sebagai bahan pengambilan kebijakan strategis.

Pemetaan Awal Menuju Asian Games 2026

Hasil Evaluasi SEA Games 2025 tidak hanya berhenti pada pencapaian di Asia Tenggara. Pemerintah melalui Kemenpora RI juga mulai memetakan cabang olahraga yang berpeluang menyumbangkan emas di Asian Games 2026 yang akan digelar di Jepang.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengatrakan, strategi penentuan cabang olahraga dan atlet yang akan diberangkatkan ke Asian Games 2026 dijadwalkan mulai dibahas secara intensif pada awal 2026.

Hal ini dinilai krusial mengingat ajang tersebut akan berlangsung pada 19 September, sehingga waktu persiapan terbilang singkat.

“Kita bergerak cepat, kita tidak mau terlena dengan hasil positif ini, jadi begitu selesai SEA Games, langsung di hari Senin sore, saya bersama Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Bapak Surono, dan tim evaluasi duduk bersama untuk membahas garis besar bagaimana performa kontingen kita di SEA Games kemarin," kata dia.

Mantan menteri BUMN itu menjelaskan bahwa ini baru tahap evaluasi awal, analisa detailnya nanti mungkin di sekitar minggu kedua Januari.

Di saat itu saya juga ingin kita sudah bisa memetakan potensi emas kita di Asian Games, sehingga juga bisa mulai melakukan review cabor apa dan siapa atlet yang akan berangkat.

"Karena waktu yang kita miliki tidak lama lagi, kurang dari sembilan bulan kita sudah mulai Asian Games, sehingga kita butuh segera merumuskan strategi dan perencanaan yang matang,” ujar Erick.

SEA Games Malaysia 2027 Juga Jadi Perhatian

Selain menatap Asian Games 2026, Menpora Erick Thohir menegaskan bahwa strategi menuju SEA Games Malaysia 2027 juga akan mulai dirancang.

Ajang tersebut akan digelar di empat wilayah berbeda, yakni Kuala Lumpur, Johor, Sarawak, dan Penang.

Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia untuk tetap menjaga posisi kompetitif.

Oleh karena itu, Evaluasi SEA Games 2025 menjadi pijakan penting agar prestasi olahraga nasional dapat terus terjaga secara berkelanjutan, baik di level regional maupun Asia. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#menpora #menteri pemuda dan olahraga #sea games #asian games #Erick Thohir