Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Prestasi Atlet Bulu Tangkis Bukan Kebetulan: Jawa Timur Bangun Ekosistem, Bukan Instan

Bihan Mokodompit • Selasa, 13 Januari 2026 | 14:10 WIB
Momen kejuaraan bulu tangkis gubernur cup Jawa Timur 2025
Momen kejuaraan bulu tangkis gubernur cup Jawa Timur 2025

RADARTUBAN- Prestasi Atlet bulu tangkis bukan kebetulan menjadi gambaran paling tepat untuk melihat capaian atlet-atlet bulu tangkis asal Jawa Timur yang kini bersaing di level nasional hingga internasional.

Keberhasilan tersebut tidak lahir dari proses singkat atau keberuntungan semata, melainkan dari sistem pembinaan berjenjang yang dibangun sejak usia dini.

Jawa Timur kembali menegaskan perannya sebagai salah satu daerah penopang utama prestasi olahraga nasional, khususnya cabang bulu tangkis.

Nama Febriana Dwi Puji Kusuma menjadi contoh nyata hasil pembinaan yang berkelanjutan.

Atlet asal Banyuwangi itu berhasil meraih medali perak pada nomor beregu putri dan ganda putri dalam ajang internasional.

Sementara itu, M Reza Palevi bersama Zaki Ubaidillah sukses menyumbangkan medali emas beregu putra, dengan Zaki juga menambah perak dari nomor lainnya.

Capaian tersebut memperkuat anggapan bahwa Prestasi Atlet Bukan Kebetulan, melainkan hasil kerja panjang yang melibatkan banyak pihak.

Baca Juga: Final Tunggal Putra Bulu Tangkis SEA Games 2025 Sajikan Duel Sesama Wakil Indonesia, Ini Jadwalnya

Dari Kampung Menuju Pelatnas

Mantan Kapolda Jawa Timur, Fadil, menegaskan bahwa banyak atlet nasional berasal dari daerah-daerah di Jawa Timur.

“Di Pelatnas itu banyak anak-anak dari Jawa Timur. Ubed (Zaki Ubaidillah) asli Bangkalan, Ana Febriana (Febriana Dwi Puji Kusuma) dari Banyuwangi. Mereka mulai dari kampung masing-masing, lalu masuk klub. Artinya Jawa Timur banyak melahirkan atlet nasional level internasional yang mengharumkan nama bangsa,” kata Fadil.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa atlet Jawa Timur berkembang melalui jalur pembinaan klub sebelum masuk ke sistem nasional.

Proses tersebut menunjukkan bahwa pembinaan tidak berhenti di kota besar, tetapi juga menjangkau daerah pinggiran.

Model ini menjadi bukti bahwa pembinaan bulu tangkis yang merata mampu membuka peluang prestasi yang setara.

PBSI Jawa Timur dan Tantangan Regenerasi

Melihat potensi besar tersebut, Fadil meminta PBSI Jawa Timur untuk terus memperkuat sistem pembinaan.

Ia menilai regenerasi atlet harus disiapkan sejak dini agar prestasi tidak terputus.

“Saya titip betul kepada PBSI Jatim, terpilih untuk menyusun program pembinaan yang serius. Harapannya, legenda seperti Rudy Hartono, Alan Budikusuma, Sony Dwi Kuncoro, Minarti Timur, dan lainnya bisa lahir kembali dari Jawa Timur,” ucapnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa Prestasi Atlet Bukan Kebetulan, melainkan tanggung jawab sistem pembinaan.

Baca Juga: Pemain Bulu Tangkis Kevin Sanjaya Resmi Jadi Direktur MNC Vision Networks, Ini Susunan Direksi Terbaru

Ekosistem yang Dibangun dengan Asesmen

Penunjukan Jawa Timur sebagai penyelenggara Pusat Latihan Wilayah dilakukan melalui proses asesmen.

“Jawa Timur ini paling komplit. Fasilitasnya dibenahi, mulai dari GOR, asrama atlet, dapur, hingga ruang gym. Kita tidak asal tunjuk, semua kita asesmen,” jelas Fadil.

Faktor fasilitas menjadi elemen penting dalam mendukung pembinaan bulu tangkis yang berkelanjutan.

Selain itu, dukungan pemerintah daerah dinilai konsisten dan terarah.

“Terima kasih kepada Pemprov Jawa Timur yang terus membantu. Dari PP PBSI kami menunjuk Jawa Timur dan memperkuatnya dengan pengiriman pelatih dan dukungan lainnya. Itu alasan utama Jawa Timur kami pilih,” pungkas Fadil.

Dengan sistem yang terukur dan dukungan lintas pihak, PBSI Jawa Timur kini memikul tanggung jawab besar dalam menjaga keberlanjutan prestasi.

Kisah para atlet Jawa Timur tersebut menjadi bukti bahwa prestasi lahir dari ekosistem, bukan proses instan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#pbsi jatim #prestasi atlet bulu tangkis #pelatnas #Jawa Timur