RADARTUBAN - Wasit Futsal Indonesia kembali menorehkan prestasi di level internasional setelah Tita Rosita ditunjuk untuk memimpin pertandingan pada ajang ASEAN Women’s Futsal Championship 2026 yang berlangsung pada 24 Februari hingga 2 Maret 2026 di Nakhon Ratchasima, Thailand.
Penunjukan ini menjadi sorotan karena memperlihatkan kiprah Wasit Futsal Indonesia di tengah persaingan kompetisi futsal putri kawasan Asia Tenggara.
Turnamen tersebut diikuti oleh tujuh tim nasional putri dari kawasan ASEAN dan sekitarnya.
Pembagian Grup dan Persaingan Ketat
Berdasarkan informasi resmi panitia, peserta dibagi ke dalam dua grup dengan komposisi yang cukup kompetitif.
Grup A dihuni oleh Thailand, Indonesia, dan Malaysia.
Sementara Grup B diisi Vietnam, Myanmar, Filipina, dan Australia.
Komposisi tersebut diprediksi menghadirkan laga sengit sejak fase penyisihan.
Kehadiran Tita Rosita sebagai bagian dari perangkat pertandingan mempertegas kepercayaan internasional terhadap kualitas Wasit Futsal Indonesia.
Sosok Tita Rosita dan Rekam Jejaknya
Tita Rosita dikenal sebagai wasit berlisensi FIFA untuk kategori futsal.
Ia saat ini tercatat sebagai satu-satunya wasit perempuan yang aktif memimpin laga di Pro Futsal League.
Status tersebut menjadikan Tita Rosita figur penting dalam perkembangan perwasitan futsal nasional.
Pengalaman memimpin pertandingan internasional membuat Tita Rosita dinilai memiliki kapasitas mumpuni dalam menjaga kualitas dan integritas pertandingan.
Penunjukan di ajang ASEAN Women’s Futsal Championship 2026 sekaligus menjadi bukti bahwa Wasit Futsal Indonesia mampu bersaing dan dipercaya di level regional.
Peran Perempuan dalam Perkembangan Futsal
Keterlibatan Tita Rosita juga mencerminkan meningkatnya partisipasi perempuan dalam dunia futsal.
Tidak hanya sebagai pemain, perempuan kini berperan sebagai pengadil lapangan di turnamen besar seperti ASEAN Women’s Futsal Championship 2026.
Langkah ini dinilai selaras dengan visi PSSI melalui Komite Wasit yang terus mendorong peningkatan jumlah wasit futsal perempuan di Tanah Air.
Program pelatihan dan sertifikasi berkelanjutan dilakukan untuk memperkuat kualitas Wasit Futsal Indonesia.
Upaya tersebut diharapkan melahirkan lebih banyak wasit perempuan yang siap bertugas di kompetisi nasional maupun internasional.
Harapan dan Standar Profesionalisme
Sebagai wasit berlisensi FIFA, Tita Rosita dituntut menjalankan tugas sesuai regulasi dan standar internasional.
Profesionalisme menjadi kunci agar pertandingan di ASEAN Women’s Futsal Championship 2026 berlangsung adil dan berimbang.
Penugasan ini juga menjadi momentum penting bagi Wasit Futsal Indonesia untuk menunjukkan konsistensi kualitas di mata federasi regional.
Kepercayaan yang diberikan kepada Tita Rosita diharapkan dapat membuka jalan bagi regenerasi wasit futsal perempuan di Indonesia.
Dengan pengalaman dan dedikasi yang dimiliki, Tita Rosita membawa harapan besar bagi perkembangan futsal nasional.
Partisipasi dalam ASEAN Women’s Futsal Championship 2026 bukan sekadar tugas individu, tetapi juga representasi kapasitas dan kredibilitas Wasit Futsal Indonesia di panggung internasional. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni