Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Daftar Liga Olahraga Terkaya Dunia Terbaru : NFL Masih Raja, IPL Melonjak Tajam Salip Liga Sepak Bola 

Tulus Widodo • Sabtu, 2 Mei 2026 | 14:34 WIB
NFL memimpin liga terkaya dunia. (instagram.com/nfl)
NFL memimpin liga terkaya dunia. (instagram.com/nfl)

RADARTUBAN – Peta kekuatan industri olahraga global kembali ditegaskan lewat daftar liga dengan pendapatan terbesar di dunia. 

Data terbaru yang beredar dari akun X Market Mind menunjukkan dominasi mutlak National Football League (NFL) yang masih bertengger di puncak dengan pendapatan fantastis mencapai 16 miliar dolar AS.

“NFL tetap menjadi liga paling menguntungkan di dunia, sementara IPL melonjak masuk ke jajaran teratas.” 

Pernyataan ini bukan sekadar angka, tetapi cerminan bagaimana lanskap bisnis olahraga terus berubah.

Baca Juga: Bruno Fernandes Diincar Saudi Pro League, Manchester United Andalkan Tiket Liga Champions untuk Bertahan

Dominasi Amerika Tak Tergoyahkan

Empat besar daftar ini sepenuhnya dikuasai liga asal Amerika Serikat dan India. Selain NFL, ada Indian Premier League (IPL) dan Major League Baseball (MLB) yang sama-sama mencatat pendapatan 10 miliar dolar. Disusul National Basketball Association (NBA) dengan 8 miliar dolar.

IPL menjadi fenomena paling mencolok. Dalam waktu relatif singkat, liga kriket tersebut mampu menyaingi bahkan melampaui banyak liga sepak bola top Eropa dari sisi finansial.

Liga Sepak Bola Tertinggal?

Di sisi lain, dominasi sepak bola dunia terlihat mulai tergerus secara ekonomi. 

Premier League masih menjadi yang terdepan di antara liga sepak bola dengan 5,3 miliar dolar. 

Diikuti La Liga (4,5 miliar dolar), Bundesliga (4,3 miliar dolar), dan Serie A (2,3 miliar dolar).

Bahkan kompetisi elite antarklub Eropa, UEFA Champions League, “hanya” mencatat 2 miliar dolar—angka yang tertinggal jauh dari liga-liga Amerika.

Faktor Komersialisasi Jadi Kunci

Perbedaan ini bukan tanpa sebab. Liga-liga seperti NFL dan NBA telah lama mengembangkan model bisnis berbasis hak siar, sponsorship global, dan monetisasi digital yang agresif. Mereka tidak hanya menjual pertandingan, tetapi juga gaya hidup dan hiburan.

Sebaliknya, banyak liga sepak bola masih bergantung pada distribusi hak siar yang tidak merata serta ketimpangan finansial antar klub.

Baca Juga: Eks Bintang NBA Gilbert Arenas Tersandung Kasus Judi Ilegal Bernilai Tinggi

Masa Depan Industri Olahraga

Data ini menjadi alarm sekaligus peluang. Sepak bola tetap olahraga paling populer di dunia, tetapi secara bisnis, ia mulai mendapat tekanan serius dari cabang lain yang lebih adaptif terhadap pasar global.

Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun ke depan peta kekuatan ekonomi olahraga akan berubah drastis.

Satu hal yang pasti: di era modern, kemenangan tidak hanya ditentukan di lapangan—tetapi juga di meja bisnis. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Liga olahraga terkaya dunia #IPL #nba #nfl