Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Peluang Final Four Elano FC di Ujung Tanduk, Dua Laga Terakhir Wajib Menang

Andreyan (An) • Senin, 1 Juni 2026 | 18:50 WIB
Aksi Septian Dwi Candra, pemain Elano FC Tuban di kompetisi PFL 2 pada pertandingan melawan tim futsal KLN Elit FC di GOR Bung Karno Sukoharjo, Kamis (28/5). (ELANO FC UNTUK RADAR TUBAN)
Aksi Septian Dwi Candra, pemain Elano FC Tuban di kompetisi PFL 2 pada pertandingan melawan tim futsal KLN Elit FC di GOR Bung Karno Sukoharjo, Kamis (28/5). (ELANO FC UNTUK RADAR TUBAN)

RADARTUBAN – Peluang Elano FC Tuban untuk menuju ke babak Final Four di ajang Pro Futsal League (PFL) 2 berada di ujung tanduk.

Rentetan hasil kurang memuaskan membuat posisi Elano FC kini tidak lagi aman dalam persaingan di papan klasemen.

Hasil kurang berkesan tersebut diraih Elano FC masing-masing saat melawan KLN Elite FC dengan skor akhir 1-1 pada pertandingan yang di gelar Kamis (28/5). 

Raihan sama juga didapat sehari berikutnya ketika meladeni perlawanan ari tim pemuncak klasemen yakni Proton FC. Laga tersebut harus disudahi dengan skor akhir 1-1.

Baca Juga: Elano FC Bangkit, Ronggolawe Warrior Kembali Jaga Asa Final Four PFL 2

Pekan depan menjadi momen krusial. Dua pertandingan sisa melawan tim Great Grace Futsal Surabaya dan Hampton FC Surabaya harus dimenangkan jika ingin menjaga peluang bertahan dikompetisi level profesional kasta kedua futsal nasional itu.

Meski demikian, tim berjuluk Ronggolawe Warior itu tetap belum bisa menentukan nasibnya sendiri. Sebab hasil pertandingan klub pesiang juga akan mempengaruhi peluang lolos.

Saat ini tim Elano FC berada di peringkat ke 7 dengan koleksi 12 poin, berjarak lima poin dengan batas zona aman tim peringkat ke 4 untuk memastikan menyandang tiket otomatis lolos babak putaran final.

CEO Elano FC Tuban Boby Mulya Kusuma menyampaikan, kendati peluang lolos timnya sangatlah tipis, dirinya tetap menekankan kepada para pemain untuk berjuang maksimal selagi peluang masih ada.

‘’Apa pun peluangnya, kami tetap akan bertarung habis-habisan, karena dua pertandingan terakhir merupakan Derby Jatim. Jadi ini bukan sebatas pertandingan untuk menentukan kelolosan,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Disampaikan Boby, kendati nanti peluang timnya untuk melaju di babak berikutnya tertutup, dirinya ingin mengakhiri kompetisi dengan kemenangan. ‘’Setidaknya kemenangan dapat menjadi obat penyembuh, semoga bisa menyapu bersih kemenangan di dua pertandingan terakhir,’’ harapnya.

Lebih lanjut dikatakan Manager Tim Futsal Porprov Tuban 2025 itu, kendati dalam kompetisi perdana PFL 2 tahun ini tak ada sistem degradasi, pihaknya tak ingin timnya sekedar numpang tampil di kompetisi.

Evaluasi menyeluruh nantinya akan dilakukan oleh timnya selepas kompetisi PFL 2 2026 berakhir.

‘’Kami mengambil banyak pelajaran pada kompetisi ini untuk bangkit lebih kuat pada kompetisi selanjutnya. Faktanya, dengan pemain terbaik saja tidak cukup, karena yang dibutuhkan adalah kekompakan tim yang konsisten,’’ tandasnya. (an/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#GOR Bung Karno #Tuban #Elano FC #peluang #futsal