RADARTUBAN – Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) Tuban berambisi mempertahankan predikat juara umum di ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Angkat Berat Jawa Timur 2026. Sebanyak 23 atlet disiapkan untuk mencapai target tersebut.
Ketua Pabersi Tuban Jasmani mengatakan, dari 23 atlet yang disiapkan turun di berbagai nomor dan kelas pertandingan, sebanyak 14 atlet merupakan wajah baru dan sekaligus debut perdana di ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
‘’Latihan secara intensif sudah kami dijalankan untuk meningkatkan kemampuan teknik, kekuatan, hingga kesiapan mental para atlet usia muda,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Baca Juga: Setelah Sukses di Porprov, Angkat Berat Tuban Gelar Kejurkab Pertama
Jasmani optimistis bahwa regenerasi yang lakukan dalam beberapa waktu terakhir akan menunjukan hasil maksimal. ‘’Kejurprov akan menjadi tolok ukur hasil latihan yang telah kami lakukan selama ini,’’ jelasnya.
Lebih lanjut, Jasmani memprediksi, kompetisi Kejurprov tahun ini akan berlangsung lebih ketat lantaran banyak daerah yang juga mulai memperkuat pembinaan usia muda.
‘’Kami memberikan ruang bagi atlet-atlet usia muda Tuban untuk berkembang hingga menembus level yang paling tinggi,’’ tuturnya.
Menurut Jasmani, keberadaan banyak atlet baru menjadi sinyal positif bagi masa depan angkat berat di Kabupaten Tuban.
Sebab, regenerasi merupakan salah satu kunci menjaga prestasi daerah agar tidak bergantung pada satu dua atlet tertentu.
Kendati mengandalkan mayoritas debutan, target yang dipasang tidak berubah.
Gelar juara umum harus kembali ke Bumi Ronggolawe seperti kesuksesan yang diraih pada Kejurprov Angkat Berat 2024 lalu.
Total 18 medali sukses diraih atlet angkat berat Tuban dengan rincian 9 medali emas, 4 perak, dan 5 perunggu. Gelar juara umum berhasil digenggam.
‘’Kami ingin mempertahankan tradisi prestasi. Tentu tidak mudah, karena daerah lain pun saat ini juga mulai berkembang. Dengan kekuatan atlet muda, kami optimistis mampu berprestasi,’’ pungkasnya. (an/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama