Persaingan Atlet Difabel Kian Ketat, Peparkab Catat Lonjakan Peserta, Tembus 201 Orang

Andreyan (An) • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 15:28 WIB
Aksi atlet tolak peluru National Paralympic Committee of Indonesia Tuban saat berlaga di ajang Keparprov Jatim 2023. (Radar Tuban)
Aksi atlet tolak peluru National Paralympic Committee of Indonesia Tuban saat berlaga di ajang Keparprov Jatim 2023. (Radar Tuban)

RADARTUBAN - Partisipasi atlet disabilitas pada Pekan Paralimpik Kabupaten (Peparkab) Tuban 2026 meningkat signifikan. Sebanyak 201 atlet dipastikan ambil bagian dalam ajang olahraga tingkat kabupaten tersebut, atau naik sekitar 54 persen dibanding penyelenggaraan sebelumnya.

Pada Peparkab 2024, jumlah peserta tercatat sekitar 130 atlet. Kenaikan itu dinilai menjadi sinyal semakin terbukanya akses bagi penyandang disabilitas untuk berkompetisi sekaligus mengembangkan potensi di bidang olahraga.

Ketua National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Tuban M. Arik Yulianto mengatakan, peningkatan jumlah peserta menunjukkan pembinaan atlet disabilitas mulai menjangkau lebih banyak kalangan.

Baca Juga: Hanya 11,6 Persen Penyandang Disabilitas Indonesia Aktif Berolahraga, Ini Penyebabnya

"Tahun ini partisipasi meningkat sekitar 54 persen, semoga ke depan bisa semakin ramai lagi agar jalannya kejuaraan ini bisa berjalan lebih kompetitif," ujarnya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Menurut Yuli, sapaan akrab M. Arik Yulianto, bertambahnya peserta tidak lepas dari semakin banyaknya sekolah inklusi di Kabupaten Tuban yang mengirimkan atletnya untuk berlaga.

Kondisi tersebut membuat Peparkab tahun ini diwarnai banyak wajah baru. "Ada banyak wajah baru di kompetisi Peparkab tahun ini," katanya.

Dia memerkirakan persaingan pada Peparkab 2026 bakal berlangsung lebih ketat. Selain kemampuan atlet yang dinilai semakin merata, regulasi penyelenggara juga tidak memperbolehkan atlet yang telah memiliki pengalaman bertanding di ajang paralimpik tingkat provinsi untuk mengikuti kompetisi ini.

Kebijakan tersebut diharapkan memberi ruang lebih luas bagi atlet-atlet baru untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menjadi bagian dari proses regenerasi olahraga disabilitas di Tuban. 

"Harapannya semoga melalui kompetisi ini (Peparkab Tuban 2026, Red), lahir bakat-bakat baru yang nantinya akan menjadi wakil Tuban di kompetisi paralimpik tingkat provinsi maupun nasional," harapnya.

Peparkab Tuban 2026 dijadwalkan berlangsung pada 1-2 Agustus mendatang. Empat cabang olahraga yang akan dipertandingkan, atletik (di Stadion Lokajaya Tuban), serta bulu tangkis, catur, dan boccia di GOR Rangga Jaya Anoraga Tuban. (an/ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
Sumber : Radar Tuban
Peparkab Tuban cabor Paralimpik