Sempat Dikira Dicoret, Jonatan Christie Justru Tembus Peringkat 1 Dunia Usai Keluar PBSI

Puput Dwi Indrawati • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 08:09 WIB
Potret selebrasi Jonatan Christie saat bertanding. (Tangkapan layar video YouTube kanal Glnewsreport )
Potret selebrasi Jonatan Christie saat bertanding. (Tangkapan layar video YouTube kanal Glnewsreport )

RADARTUBAN- Keputusan besar yang diambil atlet tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, sempat mengejutkan publik bulu tangkis tanah air.

Pemain yang akrab disapa Jojo ini memilih hengkang dari pemusatan latihan nasional (pelatnas) PBSI Cipayung pada 15 Mei 2025 lalu untuk menempuh jalur profesional mandiri.

Banyak yang sempat salah mengerti dan mengira Jojo dicoret dari pelatnas. Padahal, dikutip dari video kanal YouTube Glnewsreport, Jojo sendiri yang mengajukan pengunduran diri secara sukarela.

Kegagalan di Olimpiade Paris 2024 menjadi alasan kuat baginya untuk mengambil kendali penuh atas manajemen karier, porsi latihan, dan proses pemulihan setelah lebih dari satu dekade berada dalam sistem PBSI.

Awal langkah Jojo sebagai pemain independen tidak langsung berjalan mulus. Masa transisi tersebut terasa sangat berat.

Baca Juga: Fasilitas Baru Pelatnas PBSI Jadi Investasi Jangka Panjang Prestasi Bulu Tangkis Indonesia

Jojo sempat kesulitan meraih performa terbaik di beberapa ajang bergengsi seperti Singapore Open, Japan Open, Indonesia Open, hingga China Open sepanjang 2025. 

Selain berjuang mengembalikan rasa percaya diri, ia juga harus bergelut dengan pemulihan cedera secara mandiri.

Kerja keras dan keberanian keluar dari zona nyaman akhirnya membuahkan hasil manis. Titik balik kebangkitan Jojo dimulai pada September 2025.

Secara beruntun, ia sukses menyabet gelar juara di Korea Open, Denmark Open (Super 750), dan Halo Open. Tren positif itu terus berlanjut hingga tahun 2026 saat ia berhasil menembus partai final India Open dan Indonesia Open.

Puncak dari konsistensi tersebut terjadi pada bulan Agustus lalu. Meski sempat terhenti di babak 16 besar Kejuaraan Dunia 2026, akumulasi poin dari berbagai turnamen sebelumnya resmi mengantarkan Jojo bertahta di peringkat nomor 1 dunia per 25 Agustus 2026.

Keberhasilan ini mengakhiri penantian panjang dua dekade bagi tunggal putra Indonesia untuk kembali menguasai takhta tertinggi bulu tangkis dunia.

Pencapaian luar biasa ini sekaligus menjadi bahan renungan bagi tata kelola olahraga nasional. Berdasarkan ulasan dari kanal YouTube Glnewsreport, keberhasilan Jojo sebagai pemain profesional mandiri menjadi sinyal penting bagi PBSI untuk mengevaluasi fleksibilitas sistem pelatihan.

Meski peran PBSI sangat besar dalam membangun fondasi awal sang atlet, pendekatan yang lebih personal dan mandiri terbukti sanggup membawa pemain senior mencapai puncak performa terbaik mereka. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
buru tangkis jojo pbsi jonatan christie