Resmi Dimulai! 16 Tim Pelajar Rebut Tiket Grand Final Bahlil Mini Soccer Zona 3 Tulungagung

Ardian Ananto • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 19:03 WIB
SEMRINGAH: SMAN 1 Maospati akhirnya menasbihkan diri sebagai juara Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak 2026 Zona Madiun Raya setelah mengandaskan perlawanan MAN 2 Kota Madiun di partai final pada Jumat malam (4/9) lalu. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
SEMRINGAH: SMAN 1 Maospati akhirnya menasbihkan diri sebagai juara Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak 2026 Zona Madiun Raya setelah mengandaskan perlawanan MAN 2 Kota Madiun di partai final pada Jumat malam (4/9) lalu. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

RADARTUBAN – Ajang Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak 2026 Zona 3 Tulungagung resmi bergulir hari ini.

Sebanyak 16 tim tingkat pelajar dari kawasan Tulungagung, Kota/Kabupaten Blitar, serta Trenggalek siap berlaga demi mengamankan tempat di babak grand final.

Seluruh laga diselenggarakan di Pulerejo Sport Park. Setiap tim telah mengikuti sesi delegate meeting untuk memastikan seluruh kontestan paham akan regulasi serta aturan main yang berlaku.

Berkat persiapan yang mantap, persaingan sengit diperkirakan langsung tersaji sejak pertandingan pertama.

Baca Juga: Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Disambut Antusias, Talenta Muda Bermunculan

Andrian Sunaryo selaku Ketua Panitia mengungkapkan bahwa pelaksanaan turnamen ini telah dirancang dengan sangat matang.

Di samping kesiapan arena, panitia juga menjamin tiap peserta mengerti aturan permainannya sebelum berlaga di lapangan.

“Persiapan sudah dilakukan dengan matang. Delegate meeting juga sudah digelar dan 16 tim sudah memahami aturan main serta regulasi pertandingan,” ujarnya.

Pergelaran Zona 3 ini merupakan rangkaian dari turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak 2026. Pada pelaksanaan sebelumnya, Zona 1 di Malang berhasil menobatkan SMAN 1 Tumpang sebagai juara usai membekuk SMK Brantas Karangkates 5-1.

Sedangkan pada Zona 2 di Ponorogo, SMAN 1 Maospati keluar sebagai pemenang setelah mengungguli MAN 2 Kota Madiun lewat skor 2-0.

Ketua DPD Partai Golkar Tulungagung, Jairi Irawan, menilai kejuaraan ini menjadi wadah kompetitif yang tepat bagi para pelajar dalam menyalurkan bakat sekaligus menggembleng potensi mereka.

Bagi beliau, rutinitas latihan harian perlu diimbangi dengan ajang bertanding agar performa atlet muda dapat teruji dalam atmosfer kompetisi yang nyata.

“Mereka setiap hari berlatih. Setidaknya harus ada event-event tertentu yang bisa mengasah kemampuan mereka. Setelah latihan, tentu harus ada pertandingan,” ujarnya.

Suntikan semangat juga disuarakan Ketua DPD Golkar Trenggalek, Arik Sriwahyuni. Dia berpandangan bahwa kegiatan keolahragaan amat krusial untuk menyalurkan energi generasi muda ke dalam hal-hal yang bermanfaat serta produktif.

“Anak muda harus diarahkan ke kegiatan positif, sehingga tidak hanya berkutat dengan gawainya. Selamat bertanding dan jaga sportivitas,” pesannya.

Senada dengan hal itu, Ketua DPD Golkar Kabupaten Blitar, Anik Wahjuningsih, menegaskan bahwa kejuaraan ini tak semata-mata mencari siapa yang menang atau kalah.

Lebih dari itu, ajang ini menjadi bukti nyata keseriusan Partai Golkar dalam merangkul serta mendampingi Gen Z.

“Kami berharap semua bertanding dengan baik. Kami pun tidak segan memberi apreasi tersendiri bagi tim asal Kabupaten Blitar jika masuk 3 besar,” tuturnya.

Di sisi lain, Ketua DPD Golkar Kota Blitar, RM Hardi Usodo, berharap turnamen mini soccer ini sanggup membuka pikiran anak muda agar tidak bersikap apatis terhadap dunia politik, serta menyadari bahwa berpolitik pun bisa dikemas secara menyenangkan.

“Selamat bertanding. Tetap jaga sportivitas selama turnamen berlangsung,” tegasnya. (*)

Editor : Shafa Dina Hayuning Mentari
bahlilminisoccer golkarjatim asyikmenujupuncak