RADARTUBAN – Lima tim pelajar Tuban tak datang ke Bojonegoro sekadar mengejar kemenangan. Mereka membawa target mengharumkan nama daerah sekaligus menyerap pesan penting tentang sportivitas dan cara berpikir rasional dari Ketua DPD Partai Golkar Tuban Aditya Halindra Faridzky.
Senin (14/9) pagi, Mas Lindra secara resmi melepas dan memberikan pembekalan kepada lima tim tersebut sebelum bertanding dalam Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Zona 5 di Bojonegoro.
Momentum itu tak sekadar seremoni pelepasan. Para pemain juga dikenalkan dengan pendidikan politik dini yang dikemas melalui analogi strategi pertandingan.
Baca Juga: Persiapan Bahlil Mini Soccer Zona 5 Dimatangkan, Panitia Pastikan Pertandingan Berjalan Maksimal
Lima Tim Tuban Bidik Gelar Juara
Pelepasan dihadiri jajaran pengurus DPD Partai Golkar Tuban. Di antaranya, wakil ketua DPD Partai Golkar Bidang Organisasi Sugiantoro, Sekretaris DPD Partai Golkar Suratmin, jajaran pengurus DPD, anggota FPG DPRD, serta Direktur Jawa Pos Radar Tuban Tulus Widodo.
Mas Lindra menjelaskan, keikutsertaan lima tim tersebut merupakan bagian dari program yang diinstruksikan jajaran pimpinan Partai Golkar pusat dan provinsi.
"Hari ini kami DPD Golkar Tuban dengan Jawa Pos Radar Tuban memberangkatkan peserta Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak. Yang insya Allah kita memberangkatkan 5 tim ke Bojonegoro,” ujarnya.
Dia menegaskan, hasil terbaik tetap menjadi target. Namun, sportivitas dan kebersamaan harus menjadi modal utama para pemain.
"Harapan saya pasti yang paling penting adalah bagaimana bisa menjaga sportivitas dan kebersamaan, kekeluargaan di masing-masing usia muda. Dan pastinya kami berharap ada tim dari Tuban untuk mendapat juara satu pastinya," ungkap bupati Tuban itu.
Lapangan Jadi Ruang Belajar Politik
Menurut Mas Lindra, turnamen tersebut juga menjadi sarana sosialisasi politik kepada remaja, khususnya kelompok pemilih baru.
Pesan itu disampaikan dengan bahasa yang dekat dengan dunia pemain. Dia mengibaratkan politik seperti pertandingan sepak bola yang membutuhkan kecermatan membaca situasi dan tidak boleh dikendalikan emosi.
"Saya selalu mengartikan politik itu dalam artian politik itu keputusan, jangan diartikan untuk memosisikan diri di jabatan tertentu. Nanti kalau di lapangan, lihat, cermati, amati, baca strategi lawan. Jangan terbawa emosi. Sama seperti politik, jika terbawa emosi jadi baper dan tidak rasional," pesan Mas Lindra.
Radar Tuban Perkuat Kolaborasi
Direktur Jawa Pos Radar Tuban Tulus Widodo mengatakan, keterlibatan Radar Tuban merupakan bagian dari kolaborasi dengan DPD Partai Golkar Jawa Timur dalam menggelar turnamen tersebut.
"Jadi perlu kami sampaikan bahwa kegiatan Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak ini adalah event yang digagas oleh DPD Partai Golkar Jawa Timur. Kemudian kami di Jawa Pos Radar ini diajak bekerja sama sebagai mitra oleh DPD Partai Golkar untuk menyelenggarakan pertandingan," terang Tulus.
Tulus berharap kemitraan dengan DPD Partai Golkar Tuban terus berkembang, tidak hanya dalam penyelenggaraan mini soccer, tetapi juga berbagai kegiatan strategis lainnya.
“Kami berharap tidak hanya untuk event mini soccer tapi untuk kegiatan-kegiatan yang lainnya. Kami berharap kemitraan di Jawa Timur itu juga berlanjut di Kabupaten Tuban, bisa lebih intens lagi," tandas Tulus. (*)
Editor : Shafa Dina Hayuning MentariSumber : Radar Tuban