Tujuh Atlet Disabilitas Tuban Bawa Pulang 13 Medali dari Keparprov Jatim 2026

Andreyan (An) • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 11:09 WIB
Aksi atlet difabel Kabupaten Tuban saat bertanding dalam cabor atletik Keparprov Jatim 2026 yang digelar di venue Lapangan Atletik Unesa, Sabtu (19/9). (Disbudporapar untuk Radar Tuban)
Aksi atlet difabel Kabupaten Tuban saat bertanding dalam cabor atletik Keparprov Jatim 2026 yang digelar di venue Lapangan Atletik Unesa, Sabtu (19/9). (Disbudporapar untuk Radar Tuban)

RADARTUBAN – Jumlah atlet yang terbatas tak menghalangi kontingen Kabupaten Tuban untuk menunjukkan tajinya di ajang Kejuaraan Paralimpiade Provinsi (Keparprov) Jatim 2026.

Meski turun dengan tujuh atlet difabel dan hanya ambil bagian di cabang olahraga (cabor) atletik, kontingen Bumi Wali sukses membawa pulang 13 medali. 

Kompetisi multievent olahraga difabel bergengsi tingkat provinsi itu digelar di Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Bertanding pada Sabtu (19/9), atlet-atlet difabel Tuban tampil impresif pada venue pertandingan.

Total 13 medali  mampu dipersembahkan dengan rincian, 2 medali emas, 8 perak, dan  3 perunggu. 

Baca Juga: Biadab! Kakek 69 Tahun Setubuhi Gadis Disabilitas, Terancam di Bui Sampai Akhir Hayat

Siti Anisah menjadi salah satu penyumbang medali terbanyak. Dia meraih emas pada nomor lempar lembing F42-F44. Atlet tersebut juga membawa pulang dua perak dari nomor tolak peluru dan lempar cakram F42-F44.

Selanjutnya, Eka Mei Ayulia turut menyumbangkan emas melalui nomor lompat jauh T11-T13. Dia juga meraih perunggu pada nomor lari 100 meter T11-T13.

Prestasi lainnya datang dari Sulaiman Nur Famly yang meraih dua perak dan satu perunggu. Perak diraih pada nomor lempar lembing F57, sedangkan perunggu masing-masing melalui nomor tolak peluru dan lempar cakram F57.

Rika Oktavia Dwi Suryani menambah dua medali perak dari nomor lari 100 meter T45-47 dan lempar lembing F45-F47.

Sementara Anjar Dwi Laksono meraih perak pada nomor tolak peluru T35-T38. Dua medali perak lainnya disumbangkan Moch. Saerozi melalui nomor lempar lembing dan tolak peluru F45-F47.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan da Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Tuban M. Emawan Putra mengatakan, capaian tersebut menunjukkan adanya potensi besar atlet disabilitas Kabupaten Tuban.

Mereka tidak hanya mampu tampil, tetapi juga mampu bersaing dengan atlet dari kabupaten/kota lain di Jawa Timur.

‘’Ini menjadi bukti bahwa atlet disabilitas Tuban mempunyai potensi untuk bersaing di tingkat Jawa Timur. Prestasi 13 medali dari tujuh atlet tentu patut diapresiasi,’’ kata Emawan.

Baca Juga: Hanya 11,6 Persen Penyandang Disabilitas Indonesia Aktif Berolahraga, Ini Penyebabnya

Menurut dia, capaian tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat pembinaan olahraga disabilitas di Tuban.

Pembinaan diharapkan terus berjalan, sehingga semakin banyak atlet potensial yang muncul. 

‘’Harapannya prestasi ini menjadi motivasi bagi atlet maupun pembina untuk terus meningkatkan kemampuan,’’ tandasnya. (an/ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
Sumber : Radar Tuban
Tuban Keparprov jatim atlet disabilitas