RADARTUBAN - Sebanyak 16 tim SMA/SMK sederajat dari Situbondo dan Banyuwangi siap bersaing dalam Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Zona 11 Situbondo-Banyuwangi.
Pertandingan yang berlangsung di Lapangan Situbondo Mini Soccer itu digelar selama dua hari, 5–6 Oktober 2026.
Dari total peserta, 11 tim berasal dari Situbondo dan lima tim lainnya mewakili Banyuwangi.
Turnamen ini menjadi zona terakhir dari rangkaian penyisihan tingkat Jawa Timur. Satu tim terbaik berhak melaju ke putaran grand final di Surabaya pada Oktober mendatang.
Baca Juga: Dua Laga Semifinal Bahlil Mini Soccer Zona 10 Berlangsung Sengit
Sebelas tim Situbondo terdiri atas SMAN 1 Situbondo, SMAN 2 Situbondo, SMAN 1 Panarukan, SMAN 1 Panji, SMAN 1 Suboh, SMAN 1 Asembagus, MAN 2 Situbondo, SMKN 1 Panji, SMKN 1 Situbondo, SMKN 2 Situbondo, dan SMKN 1 Kendit.
Sementara itu, Banyuwangi mengirimkan SMAN 1 Glagah, SMAN 1 Giri, MAN 1 Banyuwangi, SMKN Wongsorejo, dan SMAN Darussholah Singojuruh.
Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi Samsudin Adlawi mengatakan, persaingan di Zona 11 bukan sekadar memperebutkan gelar juara tingkat daerah.
Tim terbaik juga akan membawa nama wilayahnya ke putaran final Jawa Timur.
“Satu tim terbaik nanti berhak melaju mewakili wilayahnya ke putaran grand final Jawa Timur di Surabaya, Oktober mendatang,” terang Samsudin.
Bonus Puluhan Juta Dongkrak Semangat Peserta
Persaingan di Zona 11 semakin menarik dengan adanya tambahan bonus dari DPD Partai Golkar Situbondo dan Banyuwangi.
Ketua DPD Partai Golkar Situbondo Yani Wijaya Baihaqi, misalnya, menyiapkan bonus pribadi bernilai puluhan juta rupiah bagi tim juara, pemain terbaik, pencetak gol terbanyak, hingga suporter kreatif.
Bonus tersebut melengkapi hadiah resmi dari panitia sebesar Rp 4 juta untuk juara pertama.
Yani menambahkan Rp 4 juta dari dana pribadinya untuk juara pertama, Rp 3 juta bagi juara kedua, Rp 2 juta untuk juara ketiga, serta Rp 1 juta bagi juara harapan pertama.
Selain itu, pemain terbaik, top scorer, dan suporter terbaik masing-masing berpeluang memperoleh bonus Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta.
Tim yang lolos mewakili Zona 11 ke Surabaya juga dijanjikan tambahan dana operasional Rp 10 juta.
Yani berpesan agar seluruh peserta tetap mengedepankan kejujuran dan sportivitas selama pertandingan.
Turnamen hasil kerja sama DPD Partai Golkar Jatim dan jaringan Jawa Pos Radar tersebut melibatkan total 176 tim yang tersebar di 11 zona penyisihan.
Dukungan dari DPD Partai Golkar Banyuwangi.
Lima tim pelajar yang mewakili daerah tersebut mendapat dana pembinaan dan bonus dengan total mencapai Rp 40 juta sebagai motivasi untuk menembus putaran final.
Dukungan itu ditandai dengan pelepasan kontingen Banyuwangi di Kantor DPD Partai Golkar Banyuwangi, Kamis (1/10).
Kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila tersebut dipimpin Ketua DPD Partai Golkar Banyuwangi Eva Hestiyawati, didampingi Sekretaris Akhmad Farisul Firdaus, Bendahara Mochammad Zaenul Arifin, serta sejumlah pengurus partai.
Eva menyebut dukungan tersebut merupakan bentuk perhatian terhadap potensi atlet muda Banyuwangi.
Dia berharap para pemain dapat tampil percaya diri, menjaga sportivitas, dan meraih hasil terbaik.
“Kami memberikan support dan semangat kepada pemain yang bertanding. Harapannya, anak-anak bisa tampil percaya diri dan memberikan hasil terbaik untuk Banyuwangi,” ujar Eva.
Zona 11 Jadi Penentu, SMAN Balung Lebih Dulu Lolos
Ketua KSMI sekaligus Sekjen PSSI Situbondo Rosi mengapresiasi penyelenggaraan turnamen tersebut.
Menurut dia, kompetisi ini menjadi wadah bagi pelajar untuk menunjukkan bakat sekaligus meningkatkan kemampuan bermain.
“Turnamen seperti ini penting untuk menumbuhkan semangat bertanding sekaligus mengasah kemampuan pemain muda,” kata Rosi.
Sebelumnya, persaingan di Zona 10 Jember telah berakhir dramatis pada Jumat (2/10).
SMAN Balung keluar sebagai juara setelah mengalahkan SMAN Rambipuji melalui adu penalti.
Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga waktu normal berakhir. SMAN Balung kemudian memastikan kemenangan dengan skor 5-4 dalam babak tos-tosan.
Pelatih SMAN Balung Heri Candra menyebut keberhasilan timnya merupakan hasil dari proses yang dibangun sejak pertandingan pertama.
Dia juga menilai kemampuan para pemain yang terbiasa bermain sepak bola menjadi salah satu modal penting.
“Memang ada beberapa strategi khusus, permainan (mini soccer) ini hampir sama dengan sepak bola dan anak-anak juga pemain sepak bola semua,” ujarnya.
Sebagai juara Zona 10, SMAN Balung akan mewakili Jember di tingkat regional Jawa Timur.
Sementara itu, satu slot tersisa dari zona Radar Banyuwangi masih diperebutkan 16 tim yang berlaga di Zona 11. (*)
Editor : Shafa Dina Hayuning Mentari