Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur melalui Pendidikan yang Memerdekakan

radar tuban digital • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:06 WIB
Ditulis Oleh: Sugeng Widodo PS, S.Si, (Kepala SMAN 1 Bancar dan Ketua IPSI Tuban)
Ditulis Oleh: Sugeng Widodo PS, S.Si, (Kepala SMAN 1 Bancar dan Ketua IPSI Tuban)

RADARTUBAN - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun 2026 mengusung tema Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.

Tema tersebut bukan sekadar rangkaian kata yang digunakan dalam perayaan kemerdekaan, tetapi mengandung cita-cita besar tentang masa depan bangsa. 

Berdaulat
Kedaulatan bangsa pada hakikatnya tidak hanya berkaitan dengan politik, wilayah, atau pemerintahan, tetapi juga menyangkut kemampuan bangsa untuk berdiri di atas kekuatan sendiri. 

Baca Juga: Pesan Bupati Tuban Mas Lindra di Upacara Peringatan HUT ke-81 RI: Ajak Masyarakat Maknai Kemerdekaan dengan Semangat Kepedulian

Bangsa yang berdaulat membutuhkan manusia yang memiliki pengetahuan, karakter, kreativitas, kemandirian, serta kemampuan mengambil keputusan secara bertanggung jawab.

Pendidikan yang memerdekakan sebagaimana dipikirkan Ki Hajar Dewantara merupakan salah satu fondasi penting bagi terwujudnya Indonesia yang berdaulat.

Sekolah tidak cukup hanya menghasilkan peserta didik yang memiliki nilai akademik tinggi, tetapi juga harus membentuk manusia yang mampu berpikir, berkarya, berkarakter, dan berkontribusi bagi masyarakat.

Berdaulat dapat dimaknai sebagai pendidikan yang mampu memerdekakan manusia, sehingga murid memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berkembang sesuai dengan kodrat, potensi, dan kebutuhannya.

Kedaulatan pendidikan juga berarti sekolah dan pendidik memiliki keberpihakan pada peserta didik, menghargai keunikan setiap anak, serta memberikan ruang untuk berkembang tanpa kehilangan akar budaya dan jati diri bangsa. 

Melalui pendidikan yang berdaulat, peserta didik diharapkan menjadi manusia yang mandiri, bernalar kritis, berkarakter, mencintai budaya, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. 

Adil 
Adil dalam tema HUT ke-81 RI juga dapat dikaitkan dengan gagasan Ki Hajar Dewantara tentang pendidikan bagi seluruh rakyat.

Pendidikan seharusnya menjadi hak setiap anak, tanpa membedakan latar belakang sosial, ekonomi, budaya, maupun kondisi lingkungannya.

Keadilan dalam pendidikan berarti setiap peserta didik memperoleh kesempatan untuk berkembang sesuai potensinya. 

Anak dari keluarga petani, nelayan, pedagang, buruh, maupun profesi lainnya memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan bermutu.

Sekolah harus menjadi ruang yang memberikan kesempatan kepada setiap anak untuk menemukan potensi, mengembangkan kemampuan, serta meraih cita-citanya.

Baca Juga: Sheila Aulia Qurrahman, Pembawa Baki HUT Kemerdekaan ke-81 RI: Akhirnya, Impian Masa Kecil itu Terwujud

Makmur
Selanjutnya, konsep  makmur juga memiliki hubungan erat dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara. Kemakmuran tidak semata-mata diukur dari banyaknya harta atau tingginya pertumbuhan ekonomi.

Kemakmuran juga berkaitan dengan kualitas manusia yang memiliki kecerdasan, karakter, kebudayaan, kesehatan, rasa aman, dan kemampuan hidup bersama secara harmonis.

Pendidikan menjadi instrumen penting untuk membangun kemakmuran tersebut. Melalui pendidikan, generasi muda dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk menghadapi perubahan zaman.

Namun, pendidikan tidak boleh kehilangan akar budaya. Ki Hajar Dewantara menempatkan kebudayaan sebagai salah satu dasar penting pendidikan. Pendidikan harus mampu membawa kebudayaan bangsa menuju kemajuan tanpa kehilangan jati diri.

Dalam konteks kehidupan modern, prinsip tersebut menjadi semakin penting.

Kemajuan teknologi dan globalisasi memberikan berbagai peluang, tetapi juga membawa tantangan terhadap identitas dan karakter generasi muda. Pendidikan harus mampu membuat peserta didik terbuka terhadap perkembangan dunia sekaligus tetap mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya bangsanya. 

Selamat Ulang Tahun negriku jayalah selamanya... (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
Sumber : Radar Tuban
kemerdekaan republik indonesia ki hajar dewantara