RADARTUBAN – Segmen hatchback bekas masih menjadi pilihan bagi konsumen yang menginginkan mobil kompak dengan harga relatif terjangkau.
Dua model yang menarik untuk dibandingkan adalah Suzuki Swift dan Mitsubishi Mirage. Untuk usia mobil sekitar 10 tahun, keduanya memiliki harga yang hampir sama: sekitar Rp 60 jutaan. Tergantung kondisi masing-masing.
Keduanya sama-sama mengusung desain hatchback dengan kapasitas lima penumpang. Namun, karakter yang ditawarkan cukup berbeda.
Suzuki Swift lebih mengedepankan performa dan sensasi berkendara. Sedangkan Mitsubishi Mirage dikenal sebagai mobil mungil yang ringan dan mengutamakan efisiensi bahan bakar.
Baca Juga: Dulu Diburu hingga Rela Jual Mobil, Kenapa Batu Akik Kini Tak Lagi Laku?
Dari sektor mesin, Swift memiliki keunggulan cukup jauh. Suzuki membekali Swift dengan mesin M15A DOHC VVT berkapasitas 1.490 cc empat silinder. Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimal 100 PS pada 6.000 rpm dan torsi 143 Nm pada 4.000 rpm.
Sementara Mitsubishi Mirage mengandalkan mesin 3A92 MIVEC berkapasitas 1.193 cc tiga silinder. Tenaga maksimalnya mencapai 77,5 PS pada 6.000 rpm dengan torsi 100 Nm pada 4.000 rpm.
Perbedaan tenaga tersebut cukup terasa ketika kedua mobil digunakan untuk perjalanan luar kota. Swift memiliki cadangan tenaga lebih besar ketika digunakan untuk menyalip, membawa penumpang penuh, maupun melewati tanjakan.
Karakter tersebut membuat Swift lebih cocok bagi konsumen yang menginginkan mobil kecil dengan rasa berkendara yang lebih sporty.
Namun, Mirage memiliki keunggulan pada bobot kendaraan. Varian Mirage memiliki bobot kosong sekitar 835 hingga 860 kilogram, tergantung tipe. Sementara Swift memiliki bobot kosong sekitar 1.000 kilogram atau lebih, tergantung varian.
Bobot yang ringan menjadi salah satu faktor yang membuat Mirage terasa lincah ketika digunakan di perkotaan. Mobil ini juga memiliki ground clearance 160 mm, sedangkan Swift tercatat 145 mm.
Dari sisi konsumsi bahan bakar, Mirage juga menjadi salah satu pilihan menarik. Karakter mesin tiga silinder berkapasitas 1.2 liter dan bobot kendaraan yang ringan membuatnya dikenal cukup irit.
Dalam sebuah pengujian eco driving, Mitsubishi Mirage versi manual pernah mencatat konsumsi bahan bakar hingga 25,6 kilometer per liter. Namun, angka tersebut merupakan hasil pengujian dalam kondisi tertentu dan tidak bisa dijadikan patokan konsumsi harian semua pengguna.
Baca Juga: Detik-Detik Truk Gelundung Hantam Mobil dan Pagar Makam di Tanjakan Kepet Tuban
Untuk penggunaan dalam kota, Mirage memiliki keunggulan lain berupa radius putar yang relatif kecil. Spesifikasi Mirage mencatat radius putar minimum sekitar 4,6 meter, sehingga cukup mudah digunakan untuk bermanuver dan parkir di ruang terbatas.
Sementara itu, Swift memiliki dimensi yang lebih lebar. Mobil ini memiliki panjang 3.755 mm, lebar 1.690 mm, wheelbase 2.390 mm, serta kapasitas tangki bahan bakar 45 liter.
Mirage memiliki panjang 3.795 mm, lebar 1.665 mm, wheelbase 2.450 mm dan tangki bahan bakar berkapasitas 35 liter.
Untuk transmisi, Swift generasi yang dipasarkan di Indonesia tersedia dengan pilihan manual lima percepatan dan otomatis empat percepatan. Mirage tersedia dengan transmisi manual lima percepatan maupun CVT, tergantung varian.
Jika digunakan untuk perjalanan antarkota seperti Tuban-Surabaya atau Tuban-Bojonegoro, Swift lebih menarik karena tenaga dan torsinya lebih besar. Mobil ini juga memberikan karakter berkendara yang lebih mantap ketika melaju di jalan luar kota.
Sebaliknya, bagi pengguna yang lebih banyak berkendara di dalam kota dan mengutamakan efisiensi, Mirage layak dipertimbangkan.
Keduanya kini lebih realistis diburu di pasar mobil bekas. Mirage sendiri sudah tidak lagi dipasarkan secara resmi di Indonesia. Mitsubishi menghentikan penjualan Mirage di Indonesia pada 2018.
Saat membeli unit bekas, calon konsumen sebaiknya tidak hanya terpaku pada harga. Kondisi mesin, transmisi, kaki-kaki, sistem pendingin udara, kelistrikan, hingga riwayat servis perlu diperiksa secara menyeluruh.
Khusus Mirage dengan transmisi CVT, kondisi transmisi dan riwayat perawatannya menjadi salah satu bagian penting yang harus diperhatikan.
Sementara pada Swift, kondisi mesin, transmisi otomatis, kaki-kaki, serta kelistrikan juga perlu diperiksa sebelum transaksi.
Baca Juga: Di Balik Bau Menyengat Bantar Gebang: Punya Omzet Luar Biasa hingga Bikin Warga Mampu Beli Mobil
Lantas, mana yang lebih menarik?
Jika prioritasnya adalah performa, perjalanan luar kota, handling, dan sensasi berkendara, Suzuki Swift lebih layak dipilih.
Namun, jika kebutuhan utama adalah mobil harian yang ringan, lincah dan ekonomis untuk penggunaan dalam kota, Mitsubishi Mirage bisa menjadi pilihan menarik.
Sederhananya, Swift menawarkan karakter yang lebih bertenaga dan sporty. Sedangkan Mirage menawarkan efisiensi dan kepraktisan.
Pilihan akhirnya kembali pada kebutuhan dan kondisi unit bekas yang tersedia.
Sebab, untuk mobil yang sudah berusia lebih dari beberapa tahun, mendapatkan unit dengan riwayat perawatan yang jelas sering kali lebih penting daripada sekadar memilih model. (*)
Editor : Yudha Satria AditamaSumber : Radar Tuban