Rangkaian perayaan dimulai dengan menggelar SVLC (Spensa Five Lessons Competition). Sebuah kompetisi untuk siswa kelas IV, V, dan VI SD. Ajang tersebut melombakan Olimpiade Matematika, Olimpiade IPA, Olimpiade IPS, Story telling, dan Pidato Bahasa Jawa. Lomba adu kecerdasan dan bakat yang digelar 30 Juli tersebut diikuti seluruh SD di Kabupaten Tuban.
Kepala SMPN 1 Tuban Dra. Hj. Anik Winarni, M.Pd mengatakan, puncak ulang tahun sekaligus tasyakuran prestasi tersebut mengusung tema Bersinergi Melejitkan Prestasi. Dia menegaskan, butuh sinergi dan kekompakan dari siswa, guru, komite, dan pihak-pihak terkait agar prestasi siswa bisa terus melejit. ‘’SMPN 1 Tuban terus mendorong siswa untuk berlomba-lomba mencetak prestasi dan mengharumkan nama Tuban,’’ tuturnya.
Pendidik wanita ini menyampaikan, puncak peringatan ulang tahun sekolah dikemas dengan tasyakuran atas berbagai raihan prestasi siswa dan sekolah. Tidak hanya itu, SMPN 1 Tuban juga mengadakan SVLC, wadah siswa SD se-Kabupaten Tuban untuk berkompetisi dan berprestasi.
Para juara SVLC juga turut diundang untuk menerima hadiah. ‘’Pemenang lomba bisa memanfaatkan sertifikat kejuaraannya untuk mendaftar PPDB jalur prestasi pada tahun berikutnya,’’ kata dia.
Anik mengatakan, untuk menunjang pembelajaran siswa, semua pendidik SMPN 1 Tuban selalu berkomitmen untuk update ilmu dan informasi terbaru. Seperti kurikulum merdeka yang merupakan program dari Kemendikbudristek, dia memastikan sudah mulai diterapkan untuk kelas 7 mulai tahun pelajaran 2022/2023.
‘’Alhamdulillah SMPN 1 Tuban siap dengan pilihan ketiga level tertinggi Kurikulum Merdeka Mandiri Berbagi, dan sudah dimonev dengan hasil baik dari LPMP Jatim,’’ lanjut dia.
Plt Kepala Disdik Tuban Abdul Rakhmat mengatakan, komitmen SMPN 1 Tuban dalam mencetak siswa-siswi berprestasi tak diragukan lagi. Dia menyampaikan, selama ini banyak orang hebat yang lahir dari SMPN 1 Tuban. Itu tak lepas dari dukungan moril yang diberikan para pendidik kepada siswa-siswinya. ‘’Sejak dulu sampai sekarang, kualitas SMPN 1 Tuban sebagai sekolah unggulan tidak perlu diragukan,’’ tegasnya.
Pejabat lulusan Universitas Brawijaya (UB) Malang ini menyampaikan berbagai tantangan berat yang harus dihadapi para pendidik SMPN 1 Tuban. Salah satu tanggung jawab yang harus dijaga adalah mempertahankan kualitas pendidikan di SMPN 1 Tuban. Apalagi, sistem zonasi yang sudah berjalan empat tahun menjadikan siswa yang mendaftar memiliki kemampuan yang beragam. ‘’Kami yakin SMPN 1 Tuban mampu menjadikan siswa-siswinya memiliki kualitas prestasi yang sama-sama unggul,’’ harap dia.
Puncak acara tersebut dimulai dengan jalan sehat seluruh warga sekolah. Selanjutnya panggung pentas seni diisi kreativitas para siswa di bidang kesenian, olahraga, dan kebudayaan. Selain tasyakuran yang digelar keluarga besar sekolah, puncak acara tersebut juga mengundi pemenang jalan sehat. Juga diserahkan hadiah kepada para juara kompetisi SVLC dari berbagai SD se-Kabupaten Tuban.(yud/ds) Editor : Amin Fauzie