SRI Widayati, perwakilan MURI yang datang dalam penutupan Tuban Bersastra Menuju Kota Bijaksana mengapresiasi suksesnya acara tersebut. Pujian tersebut disampaikan saat menyerahkan piagam pemecahan rekor kepada Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian Keuangan, dan Pembangunan Abdul Rakmat; Plt Kepala Disdik Tuban Joko Sarwono; dan Ketua Ikatan Guru Penulis Tuban (IGPT) Sriyatni.
Sebanyak 1.484 orang tercatat sebagai pembaca puisi secara bergantian selama sepekan. Angka tersebut melampaui target awal panitia yang hanya 1.000 pembaca puisi. Pembaca puisi tersebut tidak hanya dari kalangan pendidikan jen jang TK – SMA. Namun juga dari pejabat level kabupaten, kecamatan, desa, dan masyarakat umum.
‘’Semoga dengan rekor ini dapat membawa kebaikan untuk semua. Terutama dunia literasi di Kabupaten Tuban,’’ ujarnya.
Mewakili Bupati Tuban, Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Keuangan, dan Pembangunan Abdul Rakhmat memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dari Dinas Pendidikan Tuban, Ikatan Guru Penulis Tuban (IGPT), serta seluruh peserta yang telah membacakan puisi secara estafet selama sepekan.
‘’Kegiatan ini luar biasa, mulai dari forkopimda, kepala OPD, camat, guru, dosen, siswa, mahasiswa, dan berbagai elemen ma syarakat bisa bersama-sama mem baca puisi,’’ tuturnya.
Abdul Rakhmat menambahkan, Mas Bupati Aditya Halindra Faridzky sangat mendukung berbagai kegiatan dalam rangka peningkatan literasi, seperti kegiatan Tuban Bersastra Menuju Kota Bijaksana tersebut.
‘’Harapannya kegiatan tersebut bisa menjadi media pendidikan, membentuk karakter dan kepri badian, melestarikan budaya,’’ jelas Rahmat.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Tuban Joko Sarwono menjelaskan, acara Tuban Bersastra merupakan rangkaian event Hari Jadi ke-729 Kabupaten Tuban, Hari Guru ke-77, dan HUT ke-3 IGPT.
Kegiatan tersebut diselenggarakan selama tujuh hari berturut-turut, mulai 3 - 9 Desember 2022. Setiap harinya, pembacaan puisi dimulai pukul 07.30 sampai 22.00 WIB.
‘’Di luar ekspektasi, capaian rekor melebihi target yang telah kami tetapkan,’’ ujarnya.
Joko juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh peserta pembaca puisi. Dia berharap prestasi pemecahan rekor MURI tersebut mampu menjadi penyemangat literasi di Kabupaten Tuban. Dan, tentu saja mendorong semua penggerak literasi agar terus berkarya dan membawa manfaat kepada masyarakat.
‘’Terima kasih atas dukungan semua pihak yang terlibat,’’ imbuh pejabat yang juga menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Tuban itu.
Yang tak kalah membanggakan, kata Joko, bahwa seluruh puisi yang dibaca adalah karya-karya dari pengurus IGPT dan tokoh penggiat literasi Tuban, seperti Cak Sariban. Tema puisi mengambil tema-tema yang mengangkat ke-Tuban-an.
Pada kesempatan yang sama, Ketua IGPT Sriyatni menjelaskan, kegiatan Tuban Bersastra berangkat dari keinginan IGPT untuk membangkitkan literasi di Kabupaten Tuban dengan mengajak seluruh komponen masyarakat mulai dari siswa TK, SMP, SMA, mahasiswa, dosen, hingga guru.
‘’Alhamdulillah gayung bersambut. Bersama disdik, acara ini bisa digelar dan berhasil didaftarkan di MURI dengan pembiayaan keseluruhan ditanggung Pemkab Tuban,’’ ucapnya.
Kepala SDN Sumurjalak II Kecamatan Plumpang itu menjelaskan, IGPT merupakan komunitas
yang bergerak di bidang literasi. Komunitas ini mendorong para guru untuk menuangkan pengalaman dan pengetahuannya ke dalam tulisan, baik berupa buku, artikel, esai, dan sebagainya.
Anggota komunitas ini adalah guru mulai jenjang PAUD, TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK, dan dosen.
‘’Saya berterima kasih kepada Mas Bupati yang telah menyambut uluran tangan kami,’’ kata dia.
Mulai pembukaan hingga penutupan Tuban Bersastra ditampilkan berbagai suguhan menarik dari sejumlah sekolah dan lembaga. Di antaranya, tari, musikalisasi puisi, dan live musik. Pada kegiatan ini juga di-launching 500 buku karya guru dan siswa Tuban. (yud/ds) Editor : Amin Fauzie