RADAR TUBAN – Pelaksanaan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) yang Senin (17/7) besok hingga Kamis (20/7) mendapat atensi dari Dinas Pendidikan (Disdik) Tuban.
Instansi pembentuk karakter anak ini menekankan betul agar kegiatan MPLS tidak mensyaratkan hal-hal aneh pada anak.
Kepala Disdik Tuban Abdul Rakhmat menegaskan, MPLS yang dilaksanakan masing-masing sekolah harus senormatif mungkin, alias wajar-wajar saja.
Terpenting, terang dia, para anak didik baru dapat orientasi mengenai sekolah berikut mata pelajaran serta budaya pendidikannya.
‘’Itu intinya,’’ ujarnya.
Rakhmat—sapaan akrabnya— menekankan agar jangan sampai ada praktik perpeloncoan bagi anak didik baru saat MPLS.
Sebab, tegas dia, praktik dimaksud amat tidak patut dan bisa berdampak buruk terhadap siswa. Di antara dampak buruk itu, mendekonstruksi mental anak didik.
‘’Jika ditemukan masih ada yang demikian (perpeloncoan, Red), sekolah bersangkutan akan kami ditindak tegas,’’ ujarnya.
Lebih lanjut, mantan staf ahli bupati bidang perekonomian, keuangan, dan pembangunan ini meneruskan, pihak sekolah juga dilarang keras menarik iuran kepada siswa ataupun wali murid dalam bentuk apa pun dalam kegiatan MPLS.
‘’Baik itu untuk iuran pengadaan seragam ataupun sejenis lainnya,’’ tegasnya.
Perihal pengadaan seragam atau kebutuhan sekolah lainnya dalam MPLS, Rakhmat menyarankan, pihak sekolah cukup menyediakan kebutuhan dimaksud di koperasi sekolah.
Sehingga, siswa atau orang tua siswa bisa membeli sendiri kebutuhannya. Artinya, pemenuhan kebutuhan anak didik baru berupa seragam dan lainnya itu sifatnya inisiatif, bukan interventif.
Lebih lanjut, alumni Universitas Brawijaya (UB) Malang itu menyampaikan agar siswa baru yang hendak menjalani MPLS mempersiapkan dirinya dengan baik. Termasuk peran dari orang tua siswa atau wali murid.
‘’Mari kita sama-sama mengontrol kegiatan MLPS, sehingga hal-hal tidak diinginkan bisa kita antisipasi,’’ tandasnya. (sab/tok)
----------------------------------------------------------------
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Adib Turmudzi