Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Diklat Jurnalistik di SMPN 3 Tuban, Membumikan Literasi dan Jurnalistik Pelajar

Fitri Nur Asih Wijayanti • Selasa, 19 Desember 2023 | 21:42 WIB
SEMANGAT: Wartawan Jawa Pos Radar Tuban bersama guru dan siswa SMPN 3 Tuban foto bersama sebelum Diklat Jurnalistik dimulai.
SEMANGAT: Wartawan Jawa Pos Radar Tuban bersama guru dan siswa SMPN 3 Tuban foto bersama sebelum Diklat Jurnalistik dimulai.

RADARTUBAN – Jawa Pos Radar Tuban terus berperan membumikan literasi di kalangan pelajar. Setelah Sarasehan Literasi yang digelar di SMAN 2 Tuban pada Jumat (8/12), jurnalis media ini giliran mengisi Diklat Jurnalistik di SMPN 3 Tuban, Senin (18/12).

Kolaborasi ini merupakan salah satu upaya Jawa Pos Radar Tuban untuk menebar semangat literasi, terutama di kalangan peserta didik.

Diikuti siswa yang tergabung di ekstrakurikuler Jurnalis SMPN 3 Tuban, pemateri mengundang wartawan Jawa Pos Radar Tuban Yudha Satria Adhitama.

Yudha menjelaskan, selain memperhatikan unsur 5 W + 1 H, terdapat tahapan dalam menulis berita. Mulai dari mencari fakta hingga pemilihan kata.

‘’Serta terdapat formula penulisan berita yaitu accuracy, brevity, clarity, simplicity, dan sincerity,” jelas dia.

Struktur penulisan sebuah berita biasa disebut piramida terbalik juga dibahas dalam pelatihan tersebut.

Piramida terbalik adalah istilah untuk menuliskan peristiwa terpenting yang harus diletakkan di awal berita.

Tujuan dari struktur penulisan tersebut untuk menghemat waktu pembaca.

Yudha menuturkan, selain memperhatikan kaidah penulisan berita. Untuk menulis dengan baik, maka harus dimulai dari suka membaca.

Dikatakan dia, bacaan bisa dimulai dari hal ringan.

‘’Bisa membaca komik atau novel dalam bentuk buku fisik maupun online,” tuturnya.

Selain itu, Yudha juga menegaskan kunci belajar menulis adalah jangan takut tulisan itu tidak menarik. Yang terpenting adalah percaya diri.

Menurutnya, mempelajari kepenulisan memiliki banyak manfaat. Salah satunya untuk bekal bekerja.

‘’Sebab, tidak ada pekerjaan yang tidak butuh menulis,” pungkas dia. (fit/yud)

Editor : Amin Fauzie
#Diklat Jurnalistik #kunci belajar menulis #SMPN 3 Tuban #struktur penulisan #membumikan literasi #Yudha Satria Adhitama #Radar Tuban #ekstrakurikuler Jurnalis