Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Yayasan Ash Shomadiyah Tuban Gelar Deklarasi Madrasah Ramah Anak, Gus Riza: Komitmen Beri Kenyamanan dan Keamanan Santri dalam Pembelajaran

Andreyan (An) • Kamis, 21 Desember 2023 | 16:30 WIB
JALIN KEBERSAMAAN: Pengasuh MA Ash Shomadiyah Tuban yang menjalin sinergi bersama Forkopimcam dan Kemenag Tuban.
JALIN KEBERSAMAAN: Pengasuh MA Ash Shomadiyah Tuban yang menjalin sinergi bersama Forkopimcam dan Kemenag Tuban.

RADARTUBAN – Sebagai wujud dukungan menolak intoleransi dan kekerasan di lingkungan madrasah, Yayasan Pendidikan Ash Shomadiyah Tuban mengadakan Deklarasi Madrasah Ramah Anak, Rabu (20/12).

Acara yang bertujuan untuk menciptakan kenyamanan dan keamanan pelajar itu diselenggarakan di kompleks Pondok Pesantren Ash Shomadiyah Tuban.

Kegiatan dimulai dengan jalan sehat yang diikuti oleh para santri Yayasan Ash Shomadiyah Tuban mulai dari jenjang kelompok bermain (KB) hingga madrasah aliyah (MA).

Sekitar 350 santri Lembaga di bawah Yayasan Ash Shomadiyah Tuban dilibatkan dalam acara tersebut.

Beberapa perwakilan orang tua/wali santri juga hadir pada rangkaian kegiatan.

SEMANGAT: Para santri Yayasan Ash Shomadiyah Tuban beserta wali murid saat mengikuti jalan sehat dalam rangkaian acara Deklarasi Madrasah Ramah Anak.
SEMANGAT: Para santri Yayasan Ash Shomadiyah Tuban beserta wali murid saat mengikuti jalan sehat dalam rangkaian acara Deklarasi Madrasah Ramah Anak.

Dalam sambutannya, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Tuban Umi Kulsum menuturkan, Kemenag Tuban sangat mengapresiasi adanya kegiatan tersebut.

Untuk mewujudkan madrasah yang ramah lingkungan, peran dari ketiga pilar yang terdiri dari orang tua, santri, dan guru sangat diperlukan.

AKSI NYATA: Santri Ash Shomadiyah Tuban saat membentangkan banner Deklarasi Madrasah Ramah Anak pada jalan sehat.
AKSI NYATA: Santri Ash Shomadiyah Tuban saat membentangkan banner Deklarasi Madrasah Ramah Anak pada jalan sehat.

‘’Semoga setelah adanya kegiatan ini, dapat membawa dampak positif bagi kenyamanan para santri dalam lingkup yayasan,” ungkap dia.

Umi berharap, kegiatan tersebut dapat menekan angka kekerasan kepada anak dan perundungan dalam lingkup lembaga pendidikan.

Photo
Photo

Dituturkan Umi, peserta didik harus selalu dilibatkan dalam pembuatan aturan dan tata tertib di madrasah hingga disepakati bersama.

‘’Selain itu, hak anak dalam mendapatkan pendidikan harus menjadi atensi bersama,” imbuhnya.

Kapolsek Tuban AKP Budi Friyanto saat melakukan sambutan menuturkan, dirinya turut mengapresiasi adanya acara ini.

Adanya deklarasi menolak intoleransi dan kekerasan sekaligus dapat menjaga keutuhan NKRI dan menciptakan kerukunan antar umat.

“Orang tua dan guru punya andil paling penting dalam mendukung program tersebut,” terangnya.

Dalam rangkaian acara tersebut, juga ada sesi penandatanganan Deklarasi Madrasah Ramah Anak yang diikuti seluruh santri, jajaran guru, dan perwakilan wali murid.

Penandatanganan deklarasi itu juga melibatkan perwakilan dari Kemenag Tuban; Polsek Tuban; Koramil Tuban, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa (Dinsos P3APMD), dan lurah Kingking.

Kepala MA Ash Shomadiyah Tuban Riza Shalihuddin Habibi mengatakan, yayasan Ash Shomadiyah Tuban berkomitmen untuk memberikan kenyamanan dan keamanan para santri dalam mendapatkan hak pendidikan.

Deklarasi itu hanya sebagian bentuk komitmen untuk memenuhi hak pendidikan yang harus santri dapatkan.

‘’Kenyamanan para santri dalam pembelajaran di lingkup yayasan selalu kami utamakan,” ujar dia.

Gus Riza sapaan akrabnya, juga mengapresiasi prestasi yang telah didapat oleh para santrinya.

Pada 2023 ini, hampir 80 persen santri MA Ash Shomadiyah Tuban tembus perguruan tinggi negeri (PTN).

Dari 24 santri yang didaftarkan, 22 yang berhasil lolos PTN. Prestasi tersebut tak lepas dari adanya spesial program yang dijalankan oleh Yayasan Ash Shomadiyah Tuban.

Salah satunya program Pesantren Kilat (Sanlat) yang diberikan kepada santri Madrasah Aliyah semester 12.

‘’Prospek untuk tahun 2024 sudah ada 30 santri yang ikut program tersebut,” tegasnya. (an/yud)

Editor : Amin Fauzie
#Deklarasi Madrasah Ramah Anak #Ash Shomadiyah Tuban