RADARTUBAN – Mencetak generasi berprestasi dan berakhlakul karimah. Itulah semangat dan concern Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 2 Tuban dalam mendidik siswanya.
Upaya itu diwujudkan melalui proses pembelajaran yang menyeimbangkan antara ilmu agama, akademik, dan skill.
Sebagaimana tertuang dalam visi dan misi MTs Negeri 2 Tuban: Beriman, Berakhlak Mulia, Berprestasi dan Cinta Tanah Air.
Untuk mencapai tujuan tersebut, madrasah tsanawiyah negeri yang banyak diminati masyarakat yang berlokasi di Desa Punggulrejo, Kecamatan Rengel ini menyiapkan salah satu program unggulan, yakni ma’had atau pondok pesantren.
Kepala MTs Negeri 2 Tuban Qomaruddin mengatakan, Ma’had MTs Negeri 2 Tuban sudah didirikan sejak 2013.
Dalam perjalanannya, tidak sedikit hambatan dan tantangan yang harus dilewati.
Hingga akhirnya mencapai titik tolak perkembangan yang luar biasa pada 2018.
Tepat lebih kurang lima tahun itu, Ma’had MTs Negeri 2 Tuban berkembang pesat. Jumlah santrinya terus bertambah hingga sekarang.
Disampaikan Qomar—sapaan akrab Qomaruddin—ma’had merupakan upaya MTs Negeri 2 Tuban dalam menyeimbangkan pembelajaran umum dan agama.
‘’Untuk program Ma’had MTsN 2 Tuban ini pengampunya pun dari berbagai alumni pesantren terkemuka di Indonesia, seperti alumni Ponpes Langitan Tuban, Sarang Rembang, Suci Gresik, dan Drajat Lamongan,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Lokasi ma’had pun mudah diakses karena bersebelahan dengan madrasah, sehingga memudahkan siswa yang berada di ma’had untuk berangkat dan pulang sekolah setiap hari.
Disampaikan Qomar, hadirnya ma’had ini membuat perkembangan MTs Negeri 2 Tuban semakin baik.
Itu dibuktikan dari kepercayaan masyarakat yang kian meningkat.
Siswa yang melanjutkan pendidikan di MTs Negeri 2 Tuban tidak hanya dari Tuban, tapi juga dari luar Tuban.
Meliputi Bojonegoro, Lamongan, Gresik, bahkan ada dari Ambon dan Kalimantan.
‘’Di ma’had ini pun banyak program unggulan salah satunya program tahfidz,’’ bebernya.
Di bidang akademik, kualitas pembelajaran terus ditingkatkan.
Pelan namun pasti, kini siswa MTs Negeri 2 Tuban tidak pernah absen meraih prestasi dari level kabupaten, regional, hingga nasional.
Di antara prestasi terbaru, Juara 1 MIPA se- Karesidenan Bojonegoro, Juara 2 PAI se-Karesidenan Bojonegoro, dan Juara 1 Olimpiade Literasi Nasional Kategori SMP/MTs di Balai Bahasa Jawa Timur.
Di luar program akademik, MTs Negeri 2 Tuban juga meningkatkan program kegiatan ekstra.
Lebih kurang 15 kegiatan ekstrakurikuler telah dikembangkan. Di antaranya, drumband, pramuka, kesenian, olah raga, dan paskibraka.
‘’Banyaknya kegiatan ekstra kelas ini tujuannya untuk memberikan ajang bakat dan minat siswa,’’ ujarnya.
Perpaduan pembelajaran umum, agama dan kegiatan ekstrakurikuler itu bertujuan untuk membekali siswa agar kelak siap terjun di tengah masyarakat.
‘’Menjadi harapan kami semua, kelak siswa-siswi MTs Negeri 2 Tuban ini menjadi generasi yang berakhlakul karimah bermanfaat untuk masyarakat,’’ doanya.
Pengasuh Ma’had MTs Negeri 2 Tuban Bisrul Khofi mengatakan, ma’had ini dikelola dengan mengolaborasikan pembelajaran pesantren tradisional dan modern.
Karena itu, siswa juga diberikan pembelajaran nahwu saraf seperti nadhom imriti dan syifaul jinan.
‘’Jadi, sistem pembelajarannya seperti pesantren tradisional lainnya. Sedangkan untuk kurikulumnya disesuaikan dengan juknis dari Kanwil Kemenag Jawa Timur,’’ tuturnya. (fud/tok)