RADARTUBAN - SMA Negeri 1 Tuban masih menjadi lembaga pendidikan di Bumi Ronggolawe dengan lulusan terbanyak yang tembus perguruan tinggi negeri (PTN) tiap tahunnya.
Termasuk dalam meloloskan siswanya melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2024 ini.
Tahun ini, dari total 130 siswa kelas XII yang eligible, sebanyak 54 siswa sukses menembus berbagai kampus negeri terbaik di tanah air melalui jalur prestasi tersebut.
Rinciannya, kuota eligible MIPA 103 diterima 37 siswa dan IPS 27 diterima 17 siswa.
Kepala SMA Negeri 1 Tuban Dra. Wiwik Widowati, M.Pd mengatakan, siswa SMANSA (sebutan SMAN 1 Tuban) terus dibiasakan mengukir prestasi sebanyak mungkin, baik akademis maupun non akademis.
Bekal prestasi itu yang menjadi modal penting para siswa mendapat kursi di PTN unggulan melalui jalur SNBP dan jalur lainnya.
Wiwik mengaku sangat bersyukur karena SMANSA masih menjaga amanah orang tua untuk membawa putra-putri terbaik Tuban ke kampus unggulan tanah air.
‘’Alhamdulillah masih berkomitmen untuk menjadi sekolah di Tuban dengan lulusan terbanyak tembus PTN,’’ ungkapnya bersyukur.
Rincian siswa yang diterima melalui SNBP 2024, yakni 17 siswa di Universitas Brawijaya (UB), 10 siswa di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya 10 siswa, 8 siswa di Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta, dan 6 siswa di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.
Kepala sekolah wanita ini menuturkan, jumlah siswa yang tembus PTN masih data sementara dari hasil SNBP. Selebihnya, siswa lain masih menunggu pengumuman penerimaan PTN/PTS favorit melalui jalur prestasi lainnya.
‘’Siswa lain dalam proses pendaftaran kampus kedinasan,’’ kata dia.
Pendidik bergelar magister pendidikan ini mengatakan, tak hanya mementingkan kuantitas. Lulusan SMANSA juga ditekankan untuk menjaga kualitas. Yakni dengan memilih program studi (prodi) dan universitas grade tinggi.
‘’Dengan tetap diarahkan guru BK, siswa tetap bisa diterima PTN sesuai dengan kemampuannya,’’ ungkapnya.
Wiwik menegaskan, yang harus diperhatikan yakni siswa yang sudah lolos SNBP maka tidak bisa ikut SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes). Sehingga siswa eligible didorong untuk berpikir ulang dengan prodi atau jurusan yang dipilih.
‘’Rerata siswa eligible SMANSA memilih jurusan yang tinggi atau bagus dengan asumsi bila gagal masih ada kesempatan ikut tes. Daripada asal memilih jurusan dan asal keterima SNBP tapi tidak sesuai dengan minat bakatnya dan prospek masa depannya,’’ tutur Wiwik.
Lulusan SMANSA yang diterima PTN antara lain di prodi Kedokteran, Pendidikan Dokter, Kedokteran Gigi, Kedokteran Hewan, Farmasi, Ilmu Gizi, Keperawatan, Teknik Informatika, Teknik Industri, Teknik Mesin, Teknik Sipil, Sistem Informasi, Akuntansi, Ilmu Hukum, Sastra Inggris, Statistika, Psikologi, dan masih banyak lainnya. (yud)
Editor : Amin Fauzie